Atasi Kecemasan Warga, Satu Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rumah akan Dievakuasi

Camat Pontianak Timur, Ismail. (ISTIMEWA)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Camat Pontianak Timur, Ismail Abdurachman menyebutkan istri pasien pertama Covid-19 yang kemarin juga dinyatakan terkonfirmasi ikut tertular, kini sedang disiapkan untuk dievakuasi. Sebelumnya pasien tersebut diisolasi di rumah dengan pengawasan petugas medis yang ketat. Pasien ketiga positif Covid-19 di Kalbar ini sehat secara fisik. Tidak ada keluhan apa pun.

Namun, karena terjadi gejolak di tengah warga di sekitar lingkungannya, maka saat ini pasien tersebut diupayakan untuk dievakuasi.

Bacaan Lainnya

“Ya, secara psikologis warga khawatir,” kata Camat Pontianak Timur, Ismail Abdurachman, Rabu (25/3/2020).

Kekhawatiran warga dipicu keragamanan informasi di media sosial. Padahal, tidak semua informasi yang diterima di media sosial itu benar dan akurat. Banyak juga informasi hoaks.

“Sehingga begitu mendapat informasi bahwa istri dari pasien pertama ini positif timbul gejolak,” katanya.

Menurutnya kondisi pasien tersebut memang tidak menunjukan gejala sakit. Tubuhnya bugar. Namun karena sudah dinyatakan positif, dia diisolasi di rumah. Dipantau petugas kesehatan 24 jam dan dijaga aparat.

“Untuk kebutuhan konsumsinya juga diantar oleh warga dan tetangga yang simpati. Tapi tetap melalui protokol yang sudah diatur petugas medis,” katanya.

Tetapi, warga dari komplek yang lain yang bertetangga dengan komplek pasien, justru panik. Sehingga mendesak supaya si pasien tersebut segera dievakuasi dari lingkungan warga sekitar.

“Dan tadi malam, kami minta petugas keamanan dari Polsek dan Koramil membantu menenangkan warga. Saya juga berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak,” ucapnya.

Informasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak kata dia, pasien tersebut akan dievakuasi. Ruangannya kini sedang dipersiapkan.

“Karenakan untuk pasien positif Corona ini standar pelayanannya beda dengan pasien umum. Persiapan ini yang sebenarnya sedang dilakukan,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran Corona di lingkungan pemukiman warga yang bertetangga dengan pasien, tim Dinas Kesehatan Provinsi, dan Kota Pontianak, dibantu juga dengan relawan penanggulangan Corona yang dibentuk oleh Kecamatan Pontianak Timur sudah melakukan pemyemprotan disinfektan.

“Selaku penanggungjawab wilayah timur, kami sebenarnya juga sudah membentuk tim penanganan Corona. Di dalamnya ada aparat kecamatan, kelurahan, petugas kesehatan dari Puskesmas, Koramil, Polsek hingga dari KUA. Kami selalu mengikuti perkembangan ini,” tutupnya. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *