Askiman Pantau Stok dan Harga Pangan di Tengah Pandemi Corona

PANTAU - Wakil Bupati Sintang, Askiman memantau persediaan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya di tengah pandemi Corona, Kamis (26/3/2020). (PROKOPIM SINTANG)
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sintang, Askiman mengecek ketersediaan stok dan kestabilan harga  kebutuhan pokok dan  barang penting lainnya  di pasar Kota Sintang, Kamis (26/3/2020). Pemantauan juga dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan, agen, sub agen, distributor dan toko modern.

Dari hasil pemantauan, persediaaan stok  saat ini masih aman, terkecuali gula pasir. Harganya pun melonjak signifikan di pasaran sampai Rp20 ribu per kilogram.

Bacaan Lainnya

“Ini sepertinya  yang menjadi persoalan bagi kita bahwa persedian barang di gudang yang kurang  karena keterbatasan jumlah barang impor yang masuk Covid-19,” katanya.

Dia berharap produksi lokal Indonesia seperti gula pasir bisa mencukupi keputuhan.

Dalam kesempatan itu, tim juga melihat persediaan alat perlengkapan pencegahan Corona, seperti masker dan hand sanitizer. Komoditas itu termasuk langka. Dia meminta pelaku usaha menambah stok, termasuk disinfektan.

Dengan kondisi saat ini, Askiman mengimbau seluruh masyarakat tidak panik. Sintang masih dalam kondisi aman.

“Masih dalam zona hijau ya , dari 243 yang ODP , sekarang sudah berkurang menjadi 185 dan jumlah tersebut masih tergolong aman,” katanya.

Dia menjelaskan masyarakat harus paham apa yang disebut ODP, yaitu Orang Dalam Pemantauan. Artinya orang yang keluar masuk dari luar daerah.

“Harus kita lakukan  pemeriksaan, pemantauan, dan kita lakukan langka antisipasi, mereka harus dirumahkan selama empat belas hari  masa pengamanan diri, dan bukan berarti mereka ini sudah terjangkit oleh virus Corona, tetapi ini merupakan langka antisipasi Pemerintah daerah,” tutupnya. (prokopim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *