Bupati Landak Minta Pemerintah Pusat Segera Transfer DAU

Bupati Landak, Karolin Margaret Natasha.

LANDAK, insidepontianak.com – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meminta Pemerintah Pusat segera mentransfer Dana Alokasi Khusus (DAU) ke rekening setiap pemda, agar dana tersebut bisa digunakan untuk keperluan mendesak seperti penanganan COVID-19 di daerah.

“Kita harap Dana Alokasi Khusus (DAU) bisa segera dicairkan, karena saat ini kas Kabupaten Landak hanya mampu untuk membayar gaji ASN sampai tiga bulan saja,” kata Karolin di Ngabang, Senin (30/3/2020).

Bacaan Lainnya

Dengan segera dicairkannya DAU, Pemkab Landak bisa lebih besar mengangarkan biaya untuk kesiapsiagaan penanganan COVID-19.

“Kemarin, kita sudah merealokasi anggaran APBD 2020 sebesar Rp20 miliar dari berbagai sumber untuk penanganan wabah COVID-19. Ini bukti keseriusan kami dalam menangani pencegahan dan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Landak,” tuturnya.

Anggaran tersebut kemungkinan akan bertambah, mengingat pihaknya akan membiayai posko dan proses rujukan bagi masyarakat yang terpapar COVID-19 tersebut. Realokasi anggaran ini diambil dari anggaran perjalanan dinas, biaya pameran dan biaya rapat koordinasi.

“Dalam menganggarkan Kita berpedoman pada instruksi Presiden RI, Surat Mendagri RI dan Menteri Keuangan RI,” katanya.

Menyusul keluarnya kebijakan terbaru, pihaknya akan menyesuaikan perpanjangan kerja di rumah bagi ASN sampai tanggal 21 April mendatang, seperti yang ditetapkan oleh Mendagri Tjahyo Kumolo.

“Karena itu sudah ditetapkan, ya kita ikuti saja. Namun, saya tetap tegaskan kepada ASN, karena Work From Home (WHF) telah diperpanjang, ASN tetap diminta untuk selalu berada di rumah jangan malah kelayapan,” katanya.

Setiap ASN telah memiliki tugas pokok dan fungsinya masing-masing, sehingga sudah tahu apa yang harus dia kerjakan. Karolin berharap, meski bekerja di rumah, ASN tetap bisa menjalankan tupoksinya dengan baik. (prokopim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *