Spesialis Curanmor Teras Rumah di Pontianak Terancam Lima Tahun Bui

Ilustrasi. (Net)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Usai mencuri tiga motor, dalam kurun waktu empat bulan belakangan AG pun akhirnya tertangkap polisi.

Kini, pria 28 tahun warga Gang Kelontan Kelurahan Dalam Bugis itu, meringkuk di sel tahanan Polsek Pontianak Timur. Dia ditangkap pada Kamis, 26 Maret 2020 di sebuah warnet Jalan Tanjung Raya II.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Pontianak Timur, melalui Kasi Humas, Iptu Ishak Pudjianto menyebutkan, tersangka AG ditangkap berdasarkan laporan polisi dari seorang korban yang kehilangan motor Sonic yang diparkir di teras rumah, di Kampung Arab, 20 Maret 2020.

Aksi pencurian yang dilakukan tersangka AG saat itu diperkirakan subuh hari. Sebab, korban mengetahui motornya hilang saat hendak ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh.

“Atas kejadian itu, korban membuat laporan polisi,” kata Ishak, Senin (30/3/2020).

Laporan korban segera ditindaklanjuti. Anggota Reskrim menyebar melakukan penyelidikan. Sepekan berlalu, polisi baru berhasil melacak identitas pelaku.

“Pada Kamis tanggal 26 kemarin, anggota mendapat informasi tentang keberadaan pelaku,” katanya.

Informasi tersebut menyebutkan pelaku sedang di sebuah warnet, jalan Tanjung Raya II. Anggota pun bergegas melakukan penyergapan.

Singkat cerita, proses penangkapan berjalan mulus. AG tak berkutik saat diringkus. Sebab, polisi pun sudah mengepungnya. Usai diamankan, AG segera digelandang ke Mapolsek.

“Hasil interogasi, dia (AG) mengakui perbuatannya, telah mencuri motor di tiga lokasi,” jelasnya.

Aksi pertamanya pada tanggal 28 November 2020. Motor yang digondolnya ketika itu adalah Honda Beat putih, yang parkir di teras sebuah rumah kontrakan jalan Tanjung Raya I Gang Famili.

Setelah itu, AG juga mencuri motor Vario yang juga diparkir di teras rumah di Gang H Said Tanjung Raya 1. Dan terakhir, tanggal 20 Maret 2020 sebuah motor Sonic parkir di teras rumah di Kampung Arab, juga berhasil dibawa kabur.

“Tiga unit motor yang dicuri AG dijual ke S, yang tak lain saudara AG. S juga sudah ditangkap,” ucap Ishak.

Spesialis Curanmor parkir di teras rumah itu diancam Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan hukuman di atas lima tahun penjara.

Sedangkan saudaranya S, yang menjadi penadah atas hasil curian tersebut dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *