Banyak Warga Pulang Kampung, Jumlah ODP Covid-19 di Landak Meningkat

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. (Dok. Pemkab Landak)

LANDAK, insidepontianak.com –Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Landak melonjak. Peningkatan tersebut mencapai angka 1.480 orang.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menjelaskan, peningkatan yang terjadi pada Rabu (1/4/2020) sore kemarin di disebabkan banyaknya masyarakat yang semula sekolah dan bekerja di luar kembali ke Landak.

Bacaan Lainnya

“Angka itu memang tinggi, karena dalam satu minggu terakhir, banyak warga kita yang semula bekerja dan sekolah di luar dan baru kembali ke Landak karena sekolah dan tempat kerja mereka di liburkan. Sesuai kebijakan kita, siapa saja yang datang dari luar atau kembali ke Landak akan masuk dalam daftar ODP dan ini sebagai bentuk kewaspadaan kita,” kata Karolin di Ngabang, Kamis (2/4/20/2020).

Dia menjelaskan, penetapan masyarakat yang baru kembali ke Landak sebagai ODP oleh Dinkes setempat sebagai upaya menjaga kemungkinan terburuk yang tidak diinginkan.

“Jadi, siapa pun dia yang datang dari Zona Merah (daerah penularan) akan kami jadikan ODP dan diperintahkan untuk isolasi mandiri dengan meminta partisipasi masyarakat untuk mengawasi,” kata Karolin.

Karolin juga mengatakan, dirinya sudah mengimbau kepada masyarakat melalui media sosial dan media konfensional lainnya agar bisa menyampaikan informasi.

Jika ada keluarga, tetangga atau kerabat yang baru datang dari luar negeri atau daerah lain agar bisa melaporkan orang tersebut ke Puskesmas atau Posko Covid-19 terdekat untuk memeriksakan diri dan bisa didata dan ditelusuri riwayat perjalanannya.

Dia mengatakan, pihaknya juga telah mempetketat keluar-masuk orang di Kabupaten Landak, untuk mencegah masuknya Covid-19. Hal itu dilakukan terkait pemaparan Bupati Sanggau Paolus Hadi bersama tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu yang mengumumkan bahwa satu orang warganya telah dinyatakan positif Corona.

“Menyikapi kejadian tersebut kita akan meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut agar tidak menyebar di wilayah Kabupaten Landak. Salah satu upaya yang kita lakukan adalah memperketat keluar-masuk orang di Landak,” kata Karolin.

Bupati Karolin mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melindungi diri sendiri dan tetap berada di rumah agar mata rantai penularan Covid-19 bisa diputus segera.

“Sekali lagi juga saya mengingatkan agar masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjaga kebersihan disekitar lingkunannya,” tutup Karolin. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *