Citra Pertimbangkan Banyak Hal untuk Lockdown Kayong Utara

Bupati Kayong Utara, Citra Duani.

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Bupati Kayong Utara, Citra Duani belum dapat mengambil langkah lockdown mengingat ada beberapa faktor yang harus dipersiapkan ketika harus menutup berbagai akses masuk ke Kabupaten Kayong Utara. Gubernur Kalbar, Sutarmidji beberapa waktu lalu mengatakan menyerahkan kewenangan lockdown tersebut ke para kepala daerah.

Walau demikian, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya sudah menempatkan beberapa petugas di pintu masuk Kayong Utara, untuk memeriksa setiap warga yang datang dari luar. Mereka yang memiliki riwayat perjalanan keluar kota atau memiliki suhu tubuh di atas rata –rata, statusnya akan menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Bacaan Lainnya

“Kalau lockdwon ini, kami masih mempertimbangkan faktor ekonomi karena ada kelumpuhan ekonomi. Kita di sini petani, nelayan, buruh yang sangat membutuhkan pangan, cuma kami melakukan langkah, salah satunya melakukan pemeriksaan secara ketat di beberapa titik, darat, sungai dan laut,” terang Citra Duani.

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, juga sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam kasus Covid-19 ini, sesuai surat Gubenur Kalbar.

“Sebenarnya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sejak tanggal 19 Maret kemarin itu statusnya KLB, Kayong Utara juga dari istilah penanggulan bencana tanggap darurat, tapi dalam status Kejadian luar biasa dari Provinsi, Kayong Utara juga masuk kategori itu,” tambahnya.

Melihat kondisi dan status KLB saat ini, dia berharap kepada mahasiswa yang saat ini berkuliah di luar daerah, untuk dapat menahan diri tidak pulang ke Kayong Utara sementara waktu, demi keamanan bersama.

“Perkuliahan sementara ini libur, jadi anak-anak ini sementara bertahan dulu, baik dari sini yang mau ke Pontianak, atau sebaliknya. Kami harapkan bertahan dulu, mengarantina diri masing-masing,” pesannya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *