Disdik Ketapang Perpanjang Libur Sekolah

Kadisdik Ketapang, Jahilin. (Ist)

KETAPANG, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) kembali memperpanjang waktu libur sekolah hingga 21 April 2020 mendatang. Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Kepala Disdik Ketapang, Jahilin mengutarakan, penambahan masa libur sekolah menindaklanjuti surat imbauan Bupati Ketapang tanggal 30 Maret 2020. Kemudian Surat Instruksi bupati tanggal 1 April 2020 tentang pencegahan dan percepatan penanganan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Mendagri juga mengeluarkan Surat Edaran tanggal 1 April tentang perubahan Surat Edaran Nomor 440/2436/SJ tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19. Sebab itu, Disdik Ketapang kembali mengeluarkan pemberitahuan memperpanjang libur sekolah tanggal 6 April,” terang Jahilin, Selasa (7/4/2020).

Dalam surat pemberitahuan, disebutkan terdapat empat poin. Pertama, libur bagi seluruh peserta didik mulai jenjang TK/PAUR/, SD/MI/ SMP/MTs sampai dengan tanggal 21 April 2020. Masuk kembali tanggal 22 April 2020.

“Catatannya libur yang dimaksud adalah belajar di rumah. Apabila ada perubahan akan diinformasikan kemudian,” pesannya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk pengawas sekolah, kepala sekolah, guru dan pegawai administrasi sekolah dapat menjalankan tugas kedinasan dengan berada di rumah atau tempat tinggal (work from home).

“Ketiga, sebagaimana poin nomor dua tersebut, dilarang bepergian keluar daerah. Kecuali mendapat izin dari Kepala Dinas untuk urusan kedinasan,” jelasnya.

Terakhir, kepala sekolah, guru dan pegawai administrasi sekolah diharapkan dapat memberi pemahaman kepada siswa maupun warga sekolah tentang pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita harap surat pemberitahuan ini dapat dipahami seluruh jajaran pendidikan dibawah Disdik Ketapang. Serta dapat memberi pemahaman kepada siswa dan warga lingkungan sekolah tentang pencegahan Covid-19,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdik, Uti Royten meminta orang tua murid berperan aktif dan ikut serta mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu peran serta itu mengawasi pergerakan anaknya semasa libur sekolah.

“Libur yang kita maksud bukan berarti bebas, namun saat kondisi sekarang ini tetap harus belajar di rumah masing-masing. Karenanya diperlukan peran orang tua agar terus mengawasi
anaknya selama belajar di rumah sesuai imbauan pemerintah,” tandasnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *