769 Napi Kalbar Dibebaskan

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kalbar, Suprobowati.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat, Suprobowati mengatakan sebanyak 769 narapidana di Kalbar dibebaskan sebagai tindak pencegahan Covid-19. Dari jumlah itu, dipastikan belum ada yang kembali melakukan pelanggaran setelah dibebaskan melalui asimilisai dan integrasi.

“Untuk di Kalbar sampai hari ini, saya pantau belum ada yang melakukan pelanggaran,” katanya kepada wartawan, Senin (13/4/2020).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya 769 narapidana di wilayah Kanwil Kemenkumham Kalbar telah dikeluarkan dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan (Rutan) karena mendapatkan program asimilasi dan integrasi, guna menghindari penyebaran pandemi Covid-19.

“Dari jumlah tersebut penerima asimilisai berjumlah 725 orang dan integrasi 44 orang,” ungkapnya.

Sesuai dengan SK Permen Nomor 10 Tahun 2020, penerima asimilasi adalah narapidana yang telah menjalankan setengah dari masa pidananya. Mereka pun akan menjalani masa hukuman di rumah, dan diawasi ketat oleh PK Bapas (Pembimbing Kemasyarakatan, Balai Pemasyarakatan), Kejaksaan, dan aparat kepolisian setempat.

Apabila narapidana dapat menjalankan program asimilisai dengan baik, maka akan diusulkan mendapatkan program integrasi atau pembebasan bersyarat.

Namun apabila narapidana kembali melakukan pelanggaran, maka secara otomatis narapidana akan kembali ditarik ke Lapas untuk mempertanggungjawabkan kesalahan yang baru dan kesalahan yang lama. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *