Polisi Periksa Sejumlah Pihak Terkait Laporan Perkara PT ASL Ketapang

Kasat Reskrim Polres Ketapang, Akp Eko. (Fauzi/Insidepontianak.com)

KETAPANG, insidepontianak.com – Kasat Reskrim Polres Ketapang, Akp Eko Mardianto menyebutkan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan warga Desa Pantai Ketikal, Kecamatan Marau, Ketapang, Saleh atas dugaan aktivitas pemanenan ilegal oleh PT Ayu Sawit Lestari (ASL).

Kepolisian telah memanggil sejumlah pihak, terkait perkara ini.

Bacaan Lainnya

“Terkait laporan saudara Saleh sudah kita lakukan cek ke TKP, kita lakukakan pemeriksaan staf Dinas Perkebunan yang saat itu melakukan cek TKP dilaksanakan oleh polsek Marau, kemudian dilimpahkan ke Polres Ketapang,” terang Akp Eko Mardianto, Senin (13/4/2020).

Eko Mardianto menjelaskan, polisi memeriksa para saksi. Mulai dari Kades Pantai Ketikal, BPD, mantan Camat Singkup, mantan Kabid Perizinan, pihak perusahaan dan pemanen. “Dan pemeriksaan saksi lain,” kata Eko.

Sebelumnya Saleh sempat mempertanyakan lambannya penanganan laporan ke pihak berwajib. Karena diakui Saleh sejak laporan pertama pada tahun 2019 dan laporan kedua pada awal tahun 2020 belum ada progres yang signifikan.

Adapun laporan pertama Saleh ke Polsek Marau pada tanggal 8 Juli 2019 yang diduga beraktivitas perkebunan di area luas lahan 360 Ha di luar area usaha perkebunan, dan laporan kedua pada tanggal 13 Januari 2020, terkait lahan 14.000 Ha diuar Izin Usaha Perkebunan (IUP).

Saleh sendiri pada hari Senin (6/4/2020) kembali ditahan pihak Polres Ketapang, karena tuduhan melakukan pencurian buah sawit di lahan perkebunan milik PT ASL. Dan beberapa saksi atas laporan perusahaan pun sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *