Satgas Bencana Nasional BUMN Sanggau Bantu Bahan Kain 6.000 Masker

BERIKAN - Satgas Bencana Nasional BUMN Kabupaten Sanggau menyerahkan bantuan kain untuk pembuatan 6.000 masker kepada Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sanggau, Selasa (21/4/2020). (PLN KALBAR)

SANGGAU, insidepontianak.com – Satgas Bencana Nasional BUMN Kabupaten Sanggau menyerahkan bantuan kain untuk pembuatan 6.000 masker kepada Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sanggau, Selasa (21/4/2020). Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Dekranasda Kabupaten Sanggau ini merupakan wujud kepedulian BUMN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sanggau dan sekitarnya.

“Program ini merupakan sinergi Satgas Bencana Nasional BUMN dengan Dekranasda dan PKK Kabupaten Sanggau sebagai upaya aktif pencegahan Covid-19. Pada kesempatan ini PLN menyerahkan bantuan kain untuk pembuatan 5.000 masker, sedangkan PT Antam juga menyerahkan bantuan kain untuk pembuatan 1.000 masker,” ujar Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Kabupaten Sanggau, Ordaia Arqam Nja’ Oemar, Rabu (22/4/2020).

Bacaan Lainnya

Senior Manager SDM & Umum PLN UIW Kalimantan Barat ini menjelaskan, sesuai arahan Kementerian BUMN, Satgas Bencana Nasional BUMN telah dibentuk di masing-masing provinsi hingga ke tingkat kabupaten/kota.

Di Kabupaten Sanggau sendiri, PLN ditunjuk sebagai koordinator dan PT Antam sebagai pendamping koordinator yang berkoordinasi dengan seluruh BUMN di Kabupaten Sanggau. Diharapkan adanya Satgas Bencana Nasional BUMN ini, dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Sanggau, Arita Apolina mengapresiasi bantuan dari BUMN kepada Dekranasda.

“Kami sangat apresiasi bantuan yang diberikan oleh PLN dan PT Antam melalui Satgas Bencana Nasional BUMN. Selanjutnya kami akan melibatkan ibu-ibu PKK dan pengrajin binaan, sehingga kita semua dapat turut serta melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19 melalui pembuatan masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis,” ungkap Arita. (rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *