Sektor Jasa Perhotelan dan Kuliner di Pontianak Paling Terdampak Covid-19

Kabid Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pontianak, Affan.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kabid Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pontianak, Affan mengatakan sektor jasa, perhotelan dan kuliner di Pontianak paling terdampak Covid-19. Akibatnya, terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan sebagian karyawan dirumahkan.

“Mereka ada yang dirumahkan dan di-PHK. Dirumahkan artinya tidak masuk kerja tapi upah dibayar tapi tidak penuh, ada yang 50 persen,” katanya, Kamis (30/4/2020).

Bacaan Lainnya

Angkanya, per 23 April 2020, PHK 233 pekerja dan 1.332 orang dirumahkan oleh 94 badan usaha. Sebagian besar sektor jasa, hotel, restoran dan sektor lain.

Untuk mengatasi hal itu, Pemerintah lewat program kartu prakerja memberikan pelatihan secara daring. Pendaftar bisa langsung masuk ke laman website Prakerja dan harus memenuhi syarat, seperti alamat email, dan nomor ponsel.

“Kita di sini hanya melakukan pendampingan,” katanya.

Sedang untuk jangka pendek, Pemkot Pontianak telah melakukan pembagian paket sembako melalui kerja sama dengan APINDO dan badan usaha, kepada 300 pekerja sektor formal dan informal. Di samping itu, ada juga Posko Pendampingan Registrasi Pendaftaran Kartu Prakerja.

“Kita berharap kondisi ini segera berakhir, karena semua terdampak,” ujarnya. (balasa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *