Harga Pokok Stabil, Diskumdag Pontianak Belum Rencanakan Operasi Pasar

CEK - Kadisperindagkop Pontianak, Haryadi Tri Wibowo (ujung kiri) saat mengecek pasar beberapa waktu lalu. (PROKOPIM PONTIANAK)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak belum berencana menggelar operasi pasar dalam waktu dekat. Sebab stok kebutuhan pokok masih terpantau aman dan harga masih terkendali.

“Sementara waktu kita tidak melakukan operasi pasar. Insya Allah nanti menjelang lebaran akan kita pantau lagi,” kata Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo, Minggu (3/5/2020).

Bacaan Lainnya

Haryadi mengatakan, operasi pasar dilakukan apabila daya beli masyarakat terpantau rendah. Dan stok kebutuhan pokok langka. Namun, hal tersebut berhasil dijaga selama lebih dari sepekan Ramadan 1441 H. Bahkan, Haryadi menyebut stok kebutuhan pokok masyarakat masih aman untuk enam bulan kedepan.

“Stok-stok yang ada di Kota Pontianak seperti beras medium, premium, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam dan sapi alhamdulillah masih tercukupi,” terangnya.

Bahkan diakuinya harga komoditi seperti gula pasir mengalami penurunan, yang semula bertengger di harga Rp20 ribu, perlahan turun dihargai Rp16 ribu.

Apalagi dengan adanya bantuan beras dari Gubernur Kalbar jumlahnya hampir 500 ton kepada masyarakat Kota Pontianak. Belum lagi bantuan yang dikucurkan Pemerintah Kota Pontianak secara terus menerus di enam kecamatan, 29 kelurahan, bahkan sampai tingkat RT terus dilakukan.

“Sehingga daya beli masyarakat yang tadinya rendah, dengan bantuan itu bisa membantu masyarakat,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *