Jam Malam di Pontianak Bisa Jadi Diperpanjang

Penjagaan di Jalan Ahmad Yani saat pemberlakuan jam malam. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com –Polresta Pontianak Kota membuka peluang memperpanjang pemberlakuan jam malam di sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak. Hal tersebut mengacu pada hasil evaluasi terhadap uji coba pemberlakuaan jam malam selama tiga hari terakhir, yang dinilai evektif mengurangi aktivitas masyarakat yang sangat signifikan.

“Evaluasinya sangat bagus, ada pengurangan aktivitas masyarakat yang sangat signifikan,” kata Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin, kepada Insidepontianak.com, Minggu (5/5/2020).

Bacaan Lainnya

Dengan capaian tersebut Komarudin pun tidak menutup kemungkinan memperpanjang pemberlakuan jam malam, mengingat jumlah kasus konfirmasi Covid-19 angkanya terus bertambah. “Masih dievaluasi, kemungkinan masih,” jelasnya.

Sebelumnya Polresta Pontianak Kota melaksanakan uji coba pemberlakukan jam malam sejak Kamis (30/4/2020) hingga 2 Mei 2020. Kebijakan tersebut dilakukan menyikapi situasi tentang perkembangan pandemi virus Corona di Kota Pontianak yang angkanya terus bertambah.

“Skenario ini dilakukan menyikapi situasi yang berkembang di tengah sebaran virus Corona di Kota Pontianak yang semakin bertambah dengan tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat yang sangat rendah,” ungkapnya.

Selama kebijakan tersebut sejumlah ruas di Jalan Ahmad Yani, Jalan Tanjung Pura, Jalan Gajah Mada hingga Merdeka ditutup dan pembatasan aktivitas sejak pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 03.00 WIB.

Kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil analisa dan evaluasi bahwa selama bulan Ramadan aktivitas masyarakat banyak dilakukan pada sore hingga malam hari.

Kendati demikian, pada pelaksanaannya kepolisian tetap fleksibel mengikuti situasi yang berkembang. Toleransi kepada masyarakat tetap diberikan, dengan memperhatikan skala prioritas.

“Beberapa prioritas yang diizinkan yakni masyarakat yang ada kepentingan masalah kesehatan dan ingin berobat ke apotek dan sebagainya. Kemudian masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok dan sebagainya. Ini akan kita izinkan,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *