Pemkot Pontianak Gratiskan PDAM

Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kota Pontianak akhirnya menggratiskan biaya pemakaian air leding PDAM Pontianak untuk bulan April, Mei, dan Juni. Mereka yang mendapat layanan ini hanya perlu membayar biaya kebersihan yang memang masuk dalam tagihan PDAM. Program ini menyasar pelanggan kelas sosial seperti rumah ibadah dan sekolah, dan rumah tangga sederhana.

“Pembayaran April itu kan di bulan Mei, jadi sudah dimulai sekarang,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, Senin (4/5/2020).

Bacaan Lainnya

Golongan pelanggan PDAM yang digratiskan tagihannya adalah golongan 1A (Sosial Umum), 1B (Sosial Khusus A), 1C (Sosial Khusus B), 2A (KU Kran Umum), 2A1 (Rumah Tangga Sederhana), dan 2A1U (Rumah Tangga Sederhana ada Usaha).

Sedangkan untuk golongan pelanggan PDAM yang mendapat diskon 10 meter kubik adalah untuk golongan 2A2 (RT Semi Permanen), 2A2U (RT Semi Permanen Ada Usaha), 2A3 (RT Permanen), 2A3U (RT Permanen Ada Usaha), 2C (RT Perdagangan dalam Gang), dan 2D (RT Perdagangan Pinggir Jalan).

Program ini diberikan sebagai bentuk stimulus kepada masyarakat terdampak Covid-19. Dalam kalkulasi PDAM, setidaknya 113 ribu dari 129 ribu pelanggan, atau 80 persen warga Pontianak menikmati program gratis tagihan PDAM ini.

Untuk stimulus ini, setidaknya PDAM Pontianak harus mengeluarkan anggaran Rp2,5 Miliar per bulan.

“Tapi yang paling penting, masyarakat harus hemat dalam menggunakan air. Jangan mentang-mentang gratis jadi boros,” katanya.

Direktur PDAM Pontianak, Ladjito mengatakan dalam kondisi normal pendapatan PDAM per bulan mencapai Rp13 Miliar. Walau ada program penggratisan, dia memastikan layanan dan kualitas air tetap terjaga.

“Rata-rata penurunan pendapatan Rp2,5 miliar per bulan. Kita efisiensi dan hal ini tidak akan berpengaruh terhadap kualitas air,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *