Empat Klaster Covid-19 di Pontianak Berhasil Diputus

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan empat dari sembilan klaster penyebaran Covid-19 di Pontianak telah berhasil diputus. Ketiganya adalah klaster Kuala Lumpur dari pasien 01 yang tertular ke istri dan rekan kerjanya, klaster Makassar, Jakarta dan Surabaya. Sementara lima klaster lainnya seperti SF, RS Untan, RS Kota Pontianak, Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Sukabumi, dan klaster Gowa saat ini terus ditelusuri.

“Klaster Sukabumi saya yakin close yang dari SPN. Tapi ada lagi yang kita tidak tahu klaster mana, kita kesulitan melacak karena mereka sangat mobile dan luas interaksinya dengan masyarakat,” kata Edi, Selasa (5/5/2020).

Bacaan Lainnya

Memang ada tren peningkatan kasus di Pontianak. Temuan itu pun jadi dasar bagi tim gugus tugas melakukan pelacakan lebih ketat. Selain itu, Rapid Test yang mulai massif dilakukan di sejumlah titik secara acak menunjukkan hasil yang reaktif. Setidaknya, sebanyak 247 orang menunjukan hasil yang reaktif.

“Dari total 247 yang reaktif tersebut ada juga telah negatif setelah diswab dan tidak semuanya juga positif. Tapi karena sudah transmisi lokal, semakin banyak, semakin sulit kita memetakan,” katanya.

Rapid Test acak dilakukan untuk mempermudah memetakan kategori reaktif di wilayah Pontianak. Edi mengharapkan kerja sama seluruh warga untuk memerangi Covid-19. Kesolidan yang terbangun tokoh budaya, paguyuban, pengusaha, tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat untuk saling memberikan pengertian dan edukasi serta kesejukan di tengah masyarakat.

“Sehingga tidak ada provokasi dan komentar-komentar yang saling mencurigai. Karena lawan kita sekarang ini tidak kelihatan, yaitu virus. Kalau kita tidak kompak kita tidak akan tahu kapan ini semua bisa selesai,” ujarnya.

Personel Polisi, TNI, dan Satpol-PP setiap hari selalu melakukan patroli untuk menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk sama-sama disiplin mentaati seluruh anjuran dari pemerintah. Mulai dari jaga jarak dan kebiasaan selalu menggunkan masker saat berada di luar rumah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *