Jam Malam Pontianak Diperpanjang 14 Hari, Warga Diminta Diam di Rumah

PATROLI - Polisi, TNI dan Satpol-PP Pontianak memberikan imbauan di KFC Gajahmada dalam patroli skala besar di Pontianak, Minggu (26/4/2020). (BALASA/insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan berdasarkan hasil evaluasi, penerapan jam malam di Pontianak diperpanjang hingga 14 hari ke depan. Sejauh ini, kebijakan tersebut dianggap berhasil menurunkan aktivitas warga. Di sisi lain, kasus Covid-19 terus bertambah. Pemberlakuan jam malam itu berlangsung dari pukul 21.00-03.00.

“Hasil evaluasi uji coba selama tiga malam, menunjukkan tren signifikan untuk menggambarkan warga kota tetap di rumah. Tentu ini akan kita lanjutkan selama kurang lebih 14 hari,” katanya, Selasa (5/5/2020).

Bacaan Lainnya

Kebijakan ini diharap membuat kecepatan virus Corona bisa dikendalikan dan trennya bisa terus menurun. Hingga saat ini, ada 22 ruas jalan yang sudah dilakukan penutupan. Angka tersebut dimungkinkan terus bertambah karena ditargetkan seluruh ruas jalan di Kota Pontianak dilakukan penutupan selama pemberlakukan jam malam.

“Semua kalau bisa. Semua Kota Pontianak harus tutup,” tegas Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Komarudin.

Kendati demikian, evaluasi, dan kajian dari kebijakan tersebut terus dilakukan. Secara bertahap, pihaknya akan terus memberlakukan kebijakan tersebut, sampai masyarakat betul-betul paham, sadar, dan patuh pada imbauan Pemerintah guna memutus mata rantai Covid-19 yang angkanya semakin bertambah.

“Tentunya ada beberapa hal yang harus ditata, beberapa hal mungkin harus ada pergeseran, bahkan harus diperluas jangkauan atau skup penutupannya,” ungkapnya.

“Untuk itu masih terus kita evaluasi apakah perlu ditambah dan digeser personelnya. Ini perlu waktu yang tidak sebentar, sambil mengajukan hasil evaluasi kepada Wali Kota karena kebijakan itu ada di Pemerintah Daerah,” tuturnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar