Penerbangan Dibatasi, Kantor Pos Pontianak Alami Penurunan Omzet Hingga Rp7 Miliar

Kepala Kantor Pos Indonesia Wilayah Kota Pontianak, Zaenal Hamid.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sejak pandemi Covid-19 Maret 2020 lalu, Kantor Pos Cabang Pontianak mengalami penurunan jasa pengiriman hingga 78 persen. Dengan penurunan tersebut, praktis salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami kerugian Rp5-7 Miliar.

“Jadi penurunan sangat terasa sekali, namun kita berupaya agar tidak terjadi PHK kepada karyawan kontrak, jadi kita berupaya menghemat biaya,” kata Kepala Kantor Pos Indonesia Wilayah Kota Pontianak, Zaenal Hamid kepada insidepontianak.com, Selasa (5/5/2020).

Bacaan Lainnya

Hamid mengatakan, penurunan jasa pengiriman terjadi setelah adanya pengurangan jumlah penerbangan baik di dalam negeri dan luar negeri. Kondisi tersebut telah terjadi sejak awal Maret. Namun terparah pada April 2020, karena terdapat beberapa penerbangan yang berkurang dan beberapa negara yang melakukan lockdown atau penutupan.

“Sementara di Kantor Pos Pontianak ini banyaknya pemasukan dari ekspor barang ke luar negeri hampir 90 persen. Otomatis sangat luar biasa penurunan pemasukan selama Covid-19,” terangnya.

Selama ini, rata-rata pengiriman yang dilakukan PT. Pos Pontianak berada di wilayah Jakarta dan pulau Jawa. Sementara luar negeri, didominasi ke Amerika Serikat. Meskipun tak dapat dipungkiri ada juga pengiriman ke Eropa sama Asia.

“Tapi paling banyak ke Amerika,” jelasnya.

Dia berharap pandemi Covid-19 dapat segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal seperti biasanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *