Okupasi Hotel di Pontianak di Bawah 5 Persen

Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono. (JEMI IBRAHIM)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan okupasi atau tingkat keterisian kamar hotel di Pontianak kini di bawah lima persen. Bahkan sejumlah hotel sudah tutup sementara sejak pertengahan April akibat pandemi Covid-19. Hal ini juga dipengaruhi larangan angkutan udara bertolak dari bandara.

“Kalau kita lihat semua hotel okupasi di bawah lima persen, bahkan ada hotel yang penghuninya hanya satu kamar karena isolasi,” katanya, Rabu (6/5/2020).

Bacaan Lainnya

Pandemi memang bikin anjlok ekonomi di Pontianak. Apalagi kota ini mengandalkan sektor perdagangan dan jasa.

“Jadi memang tidak ada penghuni karena tidak ada penerbangan, beberapa hotel juga tutup bukan hanya di Pontianak saja, semua di Indonesia sama,” katanya.

Apa yang dijabarkan Edi mengonformasi data Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pontianak. Kabid Ketenagakerjaan setempat, Affan mengatakan sektor jasa, perhotelan dan kuliner di Pontianak paling terdampak Covid-19. Akibatnya, terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan sebagian karyawan dirumahkan.

“Mereka ada yang dirumahkan dan di-PHK. Dirumahkan artinya tidak masuk kerja tapi upah dibayar tapi tidak penuh, ada yang 50 persen,” katanya.

Angkanya, per 23 April 2020, PHK 233 pekerja dan 1.332 orang dirumahkan oleh 94 badan usaha. Sebagian besar sektor jasa, hotel, restoran dan sektor lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *