Pemkot Perbarui Data Penerima Bantuan Masyarakat Terdampak Covid-19

Penyerahan bantuan sembako oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (Andi/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Jota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan akan menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19, di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DKTS). Saat ini, penyaluran bantuan DTKS berasal dari Kementerian Sosial. Namun data itu adalah data tahun 2015 yang belum diperbarui.

“Banyak warga miskin yang meningkat menjadi sejahtera atau sebaliknya. Ada yang telah meninggal atau pindah ke daerah lain. Ditambah warga yang menjadi miskin akibat pandemi Covid-19 sekarang ini, menyebabkan data di DTKS tidak lagi valid,” katanya.

Bacaan Lainnya

Padahal, bantuan tahap satu disalurkan berdasarkan DTKS tersebut. Itu sebabnya, di lapangan dijumpai berbagai protes dari masyarakat. Untuk tahap dua, penyaluran bantuan tidak saja ditujukan kepada masyarakat miskin berdasarkan DTKS yang telah diperbarui, tetapi juga kepada mereka yang jatuh miskin akibat Covid-19, dan di luar DTKS.

Berbedanya, DTKS yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial, untuk data di luar DTKS (Non DTKS) perlu juga dibuat kriteria yang jelas.

“Untuk tahap kedua, kami juga akan memberikan bantuan kepada warga non DTKS tadi. Yaitu, masyarakat yang semula tidak ada dalam daftar miskin tetapi kemudian termiskinkan dengan kondisi penanganan Covid-19 ini,” kata Edi Rusdi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *