Cabuli Balita Kubu Raya, Pria 19 Tahun Diringkus Polisi

Tersangka cabul, JL.

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Entah apa yang ada dipikiran JL, warga Kampung Baru, Kecamatan Kubu, Kubu Raya. Dia teganya mencabuli tetangganya Bunga (bukan nama sebenarnya) yang baru berusia empat tahun. Aksi bejat itu dilancarkannya di belakang rumah korban, Senin (4/5/2020) pukul 09.00 WIB.

Akibat kejadian itu, JL harus berurusan dengan pihak berwajib, sementara Bunga harus mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kubu Raya.

Bacaan Lainnya

“Korban masih dirawat di rumah sakit. Sementara pelaku sudah kita tangkap, Senin (4/5/2020),” kata Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, Iptu Charles B. N Karimar kepada insidepontianak.com, Kamis (7/5/2020).

Kejadian nahas itu menimpa Bunga, ketika bocah malang tengah buang air kecil di belakang rumah. Sialnya, pelaku JL yang melihat korban, memanggil bocah empat tahun itu menemuinya. Aksi cabul itu pun dilakukan. Akibatnya, kelamin bocah itu mengalami pendarahan. Kabar tak baik ini, pun sampai di telinga keluarga. Tak terima, JL pun dilaporkan ke polisi.

“Keluarga melaporkan kejadian ini, usai mendengar kabar dan mendapati kelamin korban mengalami pendarahan,” ungkapnya.

Berangkat dari laporan inilah, petugas melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk membawa Bunga ke Puskesmas untuk dilakukan visum dan tindakan medis. Hasil pemeriksaan itu yang akhirnya membuat JL tak dapat mengelak. Dia lantas diringkus di rumahnya, dan digelandang ke jeruji besi.

“Pelaku langsung kita amankan, dengan barang bukti satu helai celana dalam berwarna merah dan terdapat bercak darah, dan satu helai celana kain,” paparnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, JL dijerat dengan pasal 82 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 76 D Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU nomor 23 tahuan 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 64 ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman lima hingga lima belas tahun penjara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *