Dirjen Pajak Perpanjang Masa Peniadaan Pelayanan Perpajakan Tatap Muka

ilustrasi lapor pajak online.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperpanjang peniadaan sementara pelayanan perpajakan secara tatap muka, di seluruh Indonesia sampai tanggal 29 Mei 2020.

Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat, Farid Bachtiar menjelaskan, pelayanan perpajakan secara tatap muka yang ditiadakan sementara, berupa pelayanan perpajakan yang dilakukan di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) di seluruh unit kerja.

Bacaan Lainnya

Namun demikian, meski layanan perpajakan secara langsung di kantor pajak ditiadakan, wajib pajak tetap bisa menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh, maupun SPT Masa, secara daring lewat e-filing atau pun e-form, di laman www.pajak.go.id.

“Atau dapat pula dikirim melalui pos tercatat,” kata Farid Bachtiar, kemarin.

Sedangkan untuk pelayanan perpajakan lainnya seperti, permohonan dan konsultasi perpajakan, bisa dilakukan melalui telepon, email, chat whatshapp, maupun saluran komunikasi daring lainnya.

Menurutnya, pelayanan perpajakan yang dilakukan secara daring, baik lewat telepon atau SMS, email, chat, media sosial, maupun kelas pajak yang dilakukan oleh seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Barat, mulai tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 30 April 2020, telah berjumlah 130.836 layanan.

Data tersebut masih menunjukkan antusiasme masyarakat Kalbar melaporkan SPT tahunannya secara daring. Baik berupa layanan konsultasi, pelaporan SPT Tahunan, maupun penerbitan Electronic Filing Identification Number (EFIN).

Farid menambahkan, meski tempat pelayanan terpadu dan layanan di luar kantor ditutup sementara, tidak berarti tidak ada aktivitas kerja di kantor pelayanan pajak.

Artinya, kantor pelayanan pajak tetap dibuka. Namun harus menjalankan protokol keamanan kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal kepada wajib pajak, secara daring yang dibuka pada pukul 08.00 sampai pukul 15.00 Wib,” katanya.

Selain pelayanan secara daring, seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Barat, juga mengadakan kelas pajak melalui sarana webinar, live Instagram, whatsapp group, maupun telepon one by one.

Tujuan kelas pajak itu agar, para wajib pajak dapat memahami langkah-langkah pengisian SPT Tahunan secara daring. Kegiatan tersebut dipastikan, sangat membantu para wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunannya.

Farid berharap, selama layanan tatap muka ditutup sementara karena pandemi Covid-19 ini, para wajib pajak dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya secara tepat waktu. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *