Dapat Asimilasi Corona, Dua Residivis Ketapang Kembali Mencuri

WAWANCARA - Dua residivis curanmor Ketapang saat dikonfirmasi awak media, Jumat (8/5/2020). (FAUZI)

KETAPANG, insidepontianak.com – Belum lama menghirup udara segar setelah keluar lebih cepat dari lapas Ketapang karena mendapat program asimilasi dari Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham), dua residivis RL(38) dan DW(30) harus kembali merasakan dinginnya jeruji sel, karena kembali melakukan pencurian motor.

RL (38) satu di antara tersangka pencurian sepeda motor mengaku kalau dirinya memang baru saja keluar dari Lapas Kelas II B Ketapang setelah mendapatkan program asimilasi beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

“Saya keluar penjara tanggal 4 April lalu setelah dapat asimilasi, sebelumnya saya dihukum 2 tahun 6 bulan karena kasus curanmor juga,” akunya.

Pasca bebas dari penjara, dia telah dua kali melakukan aksi pencurian diantaranya di BTN Praja Nirmala dan Gang Kurma di sebelah futsal yang mana satu diantaranya, dilakukan bersama dengan rekannya bernama Dodi.

“Kendaraan saya jual di Sandai, harganya 4 juta lebih dan uangnya saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Sebelum menjalankan aksinya, dia terlebih dahulu mengintai sasarannya. Seperti di lokasi pencurian di Gang Kurma, dirinya mengintai motor sejak pukul 21.00 WIB.

“Subuh sekitar jam 04.00 dinihari saya mengambil motor tersebut dengan cara memutus kabel motor dan menyambungnya kembali, kebetulan saya pernah kerja di bengkel jadi tahu caranya,” terangnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan berhasil meringkus kedua tersangka setelah adanya laporan kehilangan dari warga 2 Mei 2020 lalu, di Jalan Kh Mansyur, Gang Kurma, Kecamatan Delta Pawan.

“Dari laporan kemudian anggota melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap tersangka DW dan RL
pada Kamis, 7 Mei. Kedua pelaku merupakan narapidana yang mendapat asimilasi yang dibebaskan pada tanggal 3 April dan 4 April bulan lalu, keduanya di persangkakan melanggar pasal 363,”
terangnya, Jumat (8/5/2020).

Eko melanjutkan, selain mengamankan kedua tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merek Kawasaki LX. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *