Dapat Bantuan Sembako YBM PLN Kalbar, Fauzi Bersyukur Penyandang Disabilitas Diperhatikan

BANTUAN - YBM PLN Kalbar menyalurkan 1.441 bantuan sembako untuk warga kurang mampu di Kalbar.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sekretaris DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Pontianak, Fauzi bersyukur mendapat bantuan paket sembako dari YBM PLN. Bantuan itu dirasa sangat membantu anggota PPDI dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi ekonomi kami. Jangankan kami para penyandang disabilitas, orang yang memiliki anggota tubuh yang lengkap saja banyak yang susah, apalagi kami yang sehari-harinya menggantungkan hidup melalui kerja serabutan dengan penghasilan harian, beban hidup terasa semakin berat,” kata Fauzi.

Bacaan Lainnya

Pandemi memang menghantam sendi-sendi ekonomi masyarakat. Bantuan yang diberikan pun dirasa sebagai perhatian untuk penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah, bantuan paket sembako dari YBM PLN ini sangat membantu kami. Semoga seluruh karyawan PLN diberkahi rezeki yang berlimpah, kesehatan serta keselamatan dalam menjalankan tugas mulia melayani kebutuhan listrik masyarakat,” katanya.

Bantuan itu merupakan bagian dari 1.441 paket sembako senilai Rp288 juta yang dananya dikumpulkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Kalbar dari para karyawan. April lalu, mereka telah menyalurkan 800 paket sembako kepada warga kurang mampu di beberapa daerah di Kalimantan Barat.

General Manager PLN Kalbar, Agung mengatakan bantuan tahap kedua sebanyak 1.000 paket sembako akan didistribusikan ke beberapa kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, sementara sisanya akan dibagikan untuk warga kurang mampu di Kota Pontianak dan sekitarnya. Untuk mekanisme penyerahan bantuan juga dilakukan dengan cara yang sama seperti bantuan sebelumnya. Masing-masing paket sembako senilai Rp200 ribu itu terdiri dari beras, mi instan, gula, minyak goreng, masker kain dan bahan makanan lainnya.

“Kami merasa berempati dengan kondisi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung. Bantuan ini adalah amanah seluruh karyawan yang berasal dari zakat, infak, dan sodaqoh seluruh karyawan muslim PLN Kalbar yang dipungut setiap bulannya. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang memang sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ungkap Agung.

Ketua YBM PLN Kalbar, Andang Triwahyudi mengatakan, selain bantuan paket sembako pihaknya juga telah menyerahkan bantuan pengobatan untuk warga kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan hasil kerjasama dengan Baznas Provinsi Kalbar.

“Selain bantuan paket sembako, santunan berupa biaya pengobatan bagi keluarga kurang mampu juga menjadi prioritas kami, terutama di masa pandemi Covid-19 ini, dimana kebutuhan layanan kesehatan juga sangat diperlukan. Kami berharap bantuan yang diberikan juga dapat meringankan beban mereka yang sakit dan perlu dirawat namun tidak memiliki biaya untuk berobat,” kata Andang.

Pendistribusian bantuan paket sembako juga dilakukan oleh komunitas Karyawan Milenial PLN Kalbar. Komunitas yang eksis pada kegiatan-kegiatan sosial sejak 5 tahun lalu ini akan bergerak dan menyasar lokasi tempat tinggal warga kurang mampu di beberapa kecamatan di Kota Pontianak dan sekitarnya. Keterliban Komunitas Pegawai Milenial dalam kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian generasi muda PLN terhadap lingkungan. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *