Edi Intruksikan Rapid Test Pasien Sebelum Tindakan Medis

RAPID TEST - Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menjalani Rapid Test di Dinas Kesehatan Pontianak, Selasa (14/4/2020). (PROKOPIM PONTIANAK)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengintruksikan pemeriksaan Rapid Test sebelum pasien mendapat tindakan medis di Rumah Sakit dan Puskesmas. Hal ini jadi salah satu cara antisipasi penularan covid-19 kepada tenaga medis.

Tenaga medis yang tertular di Kalbar sendiri sudah mencapai 24 kasus. Hal ini memang sudah diperkirakan. Pasalnya, penularan Covid-19 di rumah sakit ini paling rentan terjadi.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi untuk meminimalisir, pasien mesti jujur saat menceritakan segala keluhan sakitnya kepada tenaga medis, termasuk riwayat perjalanan mereka.

“Jika banyak tenaga medis yang positif covid-19 nanti siapa yang akan melayani pasien di rumah sakit,” katanya.

Pontianak saat ini memiliki 6.000 alat Rapid Test.

“Kalau di Rumah Sakit swasta mereka miliki rapid sendiri,” ungkapnya.

Pemkot juga memberlakukan Rapid Test acak untuk melihat sebaran penularan Covid-19.

“Harapan saya kasus ini jangan sampai meledak karena bisa menyebabkan fasilitas rumah sakit tidak bisa menampung pasien. Sampai saat ini saya tersu memantau kasus Covid-19 ini,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *