Bandara Internasional Supadio Layani Penerbangan Khusus dari Jakarta dan Surabaya

CEK - Petugas mengecek setiap penumpang di Bandara Supadio dengan thermoscanner, Jumat (24/1/2020). (HUMAS DINKES KALBAR)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Otoritas Bandara Internasional Supadio Kubu Raya melayanai penerbangan rute dari dan ke Jakarta dan Surabaya dalam penerbangan khusus exemption flight.

“Selama dua hari, penerbangan khusus berjadwal yang beroperasi, yaitu Lion dengan rute CGK-PNK dan Citilink dengan rute SUB-PNK. Kemarin (Sabtu), juga sudah mendahului satu penerbangan Garuda dari CGK,” ujar Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Eri Braliantoro, Senin (11/5/2020).

Bacaan Lainnya

Namun setiap maskapai yang melayani penerbangan khusus atau exemption flight disyaratkan melakukan pengetatan setiap penumpang.

“Kami meminta, seluruh maskapai agar penjualan tiket kepada penumpang wajib dilengkapi dengan kelengkapan berkas yang disyaratkan, sesuai ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Nomor 4 Tahun 2020,” katanya.

Dia pun memastikan, layanan operasional penerbangan khusus di Bandara Internasional Supadio, dilakukan sesuai dengan protokol dan ketetapan yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Untuk menunjang optimalisasi pengawasan pelayanan, PT Angkasa Pura II turut melibatkan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, Airnav dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Posko bersama sebagai tempat monitoring dan pengamanan, sebagai langkah pengendalian percepatan penanganan Covid-19 di Bandara Internasional Supadio, telah dibuat.

“Posko pengendalian percepatan penanganan Covid-19 di Bandara Internasional Supadio, kami tempatkan di curbside area,” jelasnya.

Di posko itu, personel gabungan siaga melakukan pengecekan setiap penumpang yang akan berangkat dan datang dengan penerbangan khusus tersebut.

“Kami menyiapkan sarana prasarana untuk verifikasi berkas penumpang yang dapat ditempati oleh pihak maskapai dan menyediakan tempat khusus untuk petugas KKP,” ucapnya.

Khusus di area check in counter, juga dipasang akrilik sebagai pembatas antara penumpang dan petugas saat melakukan check in keberangkatan maupun kedatangan. Selain itu, beberapa fasilitas yang sudah dipersiapkan selama ini, seperti pengecekan suhu tubuh, hand sanitizer, dan aturan menjaga jarak, terus dioptimalkan.

Layanan penerbangan exemption flight di Bandara Internasional Supadio diaktifkan, mengacu pada ketetapan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor 32 Tahun 2020 tentang Petunjuk Operasional Transportasi Udara untuk Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sebelumnya, akibat dampak pandemi, sejak 25 April 2020, Bandara Internasional Supadio hanya melayani penerbangan khusus kargo dan penerbangan pengecualian lainnya yang diperbolehkan oleh Pemerintah. Namun, setelah Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tersebut keluar, Bandara Internasional Supadio kembali membuka penerbangan komersil yang bersifat khusus sejak Sabtu, 9 Mei 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *