KJRI di Kuching: Pemulangan 136 PMI dari Malaysia Lewat PLBN Entikong Sudah Dikoordinasikan

BERIKAN - Petugas memberikan kertas kuning kepada para PMI yang dipulangkan dari Malaysia di PLBN Entikong, Sanggau, Senin (11/5/2020). (ISTIMEWA)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Arus pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia lewat PLBN Entikong sudah dibuka kembali. Meski beberapa waktu lalu, sempat ditutup atas permintaan Gubernur Kalbar, untuk mencegah penularan Covid-19. Senin (11/5/2020) kemarin, sebanyak 136 PMI dari Malaysia kembali dipulangkan oleh BP2MI Kalbar lewat PLBN Entikong.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching Malaysia, Yonny Tri Prayitno memastikan pemulangan PMI tersebut telah melalui proses koordinasi dari berbagai pihak. Termasuk Pemprov Kalbar. Sehingga surat perjalanan pulang diberikan.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah ada koordinasi dengan Kemenko PMK, Kemlu, Kemsos, BP2MI dan Pemprov Kalbar untuk deportasi dan repatriasi WNI tersebut,” ucapnya, Selasa (12/5/2029).

Meski keran pemulangan PMI lewat PLBN Entikong kembali dibolehkan, tetapi jumlah pemulangan tetap dibatasi untuk mencegah penularan Covid-19.

“Jumlahnya juga kita dibatasi dan (136 PMI yang dipulangkan) banyak yang warga Kalbar juga,” jelasnya.

Diperkirakan, deportasi PMI dari Malaysia lewat PLBN Entikong masih akan berlanjut. Namun angka pasti berapa yang masih tersisa, Yoni mengatakan belum menerima data resmi dari pihak Imigrasi Serawak.

“Repatriasi saat ini kosong. Untuk deportasi data ada di imigrasi Sarawak belum kami dapat yang tersisanya,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP2MI Kalbar, Andi Kusuma Irfandi menyebutkan 136 PMI yang dipulangkan itu, terdiri dari 123 orang deportan, dan 13 repatrian.

Andi menegaskan, pemulangan PMI tersebut telah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai protokol penanggulangan Covid-19 di PLBN Entikong.

“Alhamdulilah, mereka terpantau sehat. Diperkirakan malam ini (18.00 WIB) mereka tiba di Dinas Sosial,” kata Andi Kusuma Irfandi.

Meski secara fisik sehat, semua PMI tersebut tetap berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Satu per satu dari mereka telah dibekali kartu kuning dari petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang melakukan pemeriksaan di PLBN Entikong.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *