Ustaz Abdul Somad Jelaskan Tata Cara Itikaf Saat Corona di Rumah

ilustrasi.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ustaz Abdul Somad, menjelaskan tata cara itikaf di rumah. Itikaf dilakukan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Umumnya dilakukan di masjid atau surau. Kondisi pandemi Covid-19, jadi pembeda tahun ini.

Dalam akun instagramnya, Ustaz Abdul Somad (UAS) menerangkan keadaan pandemi sekarang masuk dalam kondisi darurat dalam menjalankan ibadah. Meski menurut UAS, itikaf berarti menetap di masjid dengan niat ibadah.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW diriwayatkan Aisyah RA, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan hingga beliau wafat, kemudian istri beliau beri’tikaf setelah itu.” (HR Bukhari)

Menurut UAS, tujuan itikaf adalah mensucikan hati, merasakan pengawasan Allah, fokus ibadah, melepaskan diri dari keduniawian, dan berserah diri pada Allah SWT.

Untuk tempat itikaf, kata UAS, pertama, di masjid jami’ atau masjid yang menyelenggarakan salat Jumat. Kedua, itikaf di masjid biasa, seperti musala atau surau. Ketiga, musala al bait atau tempat salat di dalam rumah. Pilihan terakhir diperbolehkan bagi wanita menurut Mazhab Hanafi (Aalfiqh al-islamy wa adillatuhu: juz 3, hal.1757).

“Dalam masa korona, karena darurat bisa ambil no.3 (itikaf di tempat salat di dalam rumah),” tulis UAS di akun Instagramnya @ustadzabdulsomad_official sebagaimana dikutip insidepontianak.com, Kamis (14/5/2020).

“Seminim-minim itikaf, lama dikit dari ruku’. Semaksimal-maksimal itikaf, Nabi pernah 20 hari tidak keluar masjid,” tulisnya.

Dalam menjalankan itikaf, dianjurkan melakukan amalan-amalan ibadah, seperti memperbanyak ibadah salat, membaca Alquran, berzikir, tafakkur dan membaca buku. Sementara untuk pilihan waktu, UAS menyebut ada tiga pilihan. Pertama, pada saat salat Subuh, dilanjutkan dengan berzikir sampai matahari terbit, salat sunnat isyraq. Waktunya sekitar 90 menit. Kedua, saat salat Isya. Niat itikaf dengan melaksanakan salat Tarawih, salat Witir, tadarus alquran, berzikir. Waktunya sekitar 90 menit. Ketiga, bangun tengah malam. Niat itikaf lalu salat Wudhu, salat Taubat, salat Hajat, salat Tahajud, membaca alquran, berzikir. Waktunya sekitar 90 menit.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *