Sehimpun Puisi Tri Hartati

ilustrasi.

Menunggu Tamu

 

Bacaan Lainnya

Sudah lama mengusir ramai

Dan juga menolak datangmu

Duduk saja di beranda rumah saat senja

Atau malam menghabiskan cawan kata

Merayu sepi yang jelita

Selimuti bayangan cerita

Aku penulis yang menuju bosan

Dan megap-megap menghadapi gelisah

Lalu dedaunan mengetuk pintu

Mengabarkan akhir hidupnya

Diletakkannya hati-hati sepasang sepatu

“Kau perlu berjalan mencatat wajah manusia”

Lalu ia pun mengucapkan selamat tinggal

 

Pontianak, Mei 2020

 

 

Menolak Kenal

 

Begitulah aku yang mengambil langkah membelok

Supaya tak jumpa engkau

Masalalu yang riuh dan menyebalkan

Kertas-kertas dibuang

Ada catatan peristiwa yang pontang-panting

Beberapa boneka dibungkus kardus

Dan ada waktu yang terbuang

Juga sketsa bunga yang layu

Hampir saja membuatku gagu

Pontianak, Mei 2020

 

 

Suara Hujan I

 

Air hujan yang runcing mengetuk atap

Berseru-seru dalam sela guntur

Bisakah kau terjemahkan kata-katanya

Yang mungkin menyampaikan kabar gembira

Apakah ia menawarkan diri

Untuk menyanyikan lagu pengantar tidur?

Setidaknya jenguklah jendela kaca

Yang mengirimmu sebuah pesan

“Langit menunggu doamu yang baru”

 

Pontianak, Mei 2020

 

 

Suara Hujan II

 

Rintik keseribu jatuh

Kau pun menangis di meja makan

Sepi terseok mengajak dansa

Menawarkan segelas rasa

Lalu kursi-kursi bertanya

Sudahkah kau menulis sepi

Dan kirimkan lewat perjalanan air

Menuju muara laut yang paling jauh

Pontianak, Mei 2020

 

Diam

 

Terkadang kita hanya perlu angin

Mengusap peluh yang mengalir

Terkadang kita hanya perlu air

Membasuh noda di kening

Dan terkadang kita hanya perlu diam

Untuk mempermalukan makian

 

Pontianak, Mei 2020

 

 

Penulis:

 

Tri Hartati, anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Kalbar dan Forum Penulis Borneo Barat (FPBB). Puisinya terbit di Dinamikanews, RedaksiApajake, Pontianak Post, SuaraPemred, Insidepontianak, dan koran Malaysia, Utusan Borneo. Bersama para penulis Kalbar menerbitkan buku antologi puisi Bayang-bayang Tembawang (Pijar, 2015),  dan antologi cerpen bersama teman-teman FLP Kalbar Langit Bumi Arwana (Pijar, 2015). Novelnya “Kejora di Langit Senja” sebagai juara 2 Sayembara Penyusunan Bahan Bacaan Literasi Jenjang Membaca Lanjut Balai Bahasa Kalbar (2019). Buku terbarunya Rendezvouz di Borneo Barat (2020) adalah antologi cerpen bersama teman-teman FPBB. Penulis dapat dihubungi melalui email: zhenli_yan1120@yahoo.com atau Instagram: @hoshikokalea.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *