Dewan Kalbar Minta Pemerintah dan Pengurus Masjid Tegas Soal Salat Berjamaah

Anggota DPRD Kalbar, Arif Joni.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Arif Joni meminta pemerintah dan pengurus masjid tegas dalam kebijakan boleh atau tidak menggelar salat jamaah di masa pandemi ini. Fatwa Majelis Ulama Indonesia harus menjadi pedoman dalam memutuskan kebijakan menggelar salat berjamaah di masjid, baik salat Jumat maupun salat Ied.

Setiap informasi mesti disampaikan secara tertulis melalui surat keputusan. Bukan hanya sekadar imbauan atau pemberitahuan, agar masyarakat tidak bingung dan gaduh.

Bacaan Lainnya

“Kita sebagai warga negara dan umat Islam harus mengikuti keputusan pemerintah dan pedoman fatwa MIU,” pesannya, Rabu (20/5/2020).

Pasalnya, untuk menentukan aman tidaknya salat berjamaah di masjid maupun di lapangan di masa pandemi, hanya pemerintah yang tahu kondisinya.

“Yang tahu apakah kita ini zona hijau, atau zona merah kan pemerintah. Jadi pemerintah juga harus tegas,” ujarnya.

Kalau memang Covid-19 belum terkendali di Kota Pontianak, dia meminta pemerintah tegas saja. Agar masyarakat paham, dan dianjurkan salat di rumah masing-masing.

“Kita ini berada pada posisi yang mana? Apakah boleh salat jamaah Jumat dan salat Ied, karena kita masih terkendali? Ini Harus dituangkan dalam surat keputusan,” katanya.

Dia pun mengingatkan, semua pengurus masjid harus mengacu pada fatwa MUI dan surat keputusan Pemerintah Daerah sebagai pedoman kepastian pelaksanaan salat jamaah di masjid maupun di lapangan.

“Saya rasa itu yang paling tepat. Supaya masyarakat ini tidak bingung. Dan insyaalah kita sami’na wa’ataqna pada ulil amri, pemimpin dan ulama,” tuturnya.

Dalam kondisi seperti ini, pihak-pihak pengambil kebijakan, harus punya satu pemikiran yang sejalan, dan jelas dalam menentukan sikap.

“Kita ini berada pada zona apa? Zona yang sudah terkendali? Atau zona merah yang tidak terkendali? Atau zona hijau? Ini harus jelas,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *