Hari Kebangkitan Nasional, Momentum Bangkitkan Semangat Melawan Covid-19

Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP-PGRI Pontianak, M Anwar Rube'i.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP-PGRI Pontianak, M Anwar Rube’i mengajak masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2020, sebagai momentum membangkitkan dan membakar semangat warga negara untuk berjuang melawan virus Corona atau Covid-19.

“Kita sebagai masyarakat harus memaknai hari Kebangkitan Nasional di saat kondisi saat ini sebagai sebuah semangat dan harapan untuk lebih meningkatkan lagi pentingnya kebersamaan, sinergisitas, dan solidaritas pencegahan penyebaran virus Corona ini,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Tak dapat dipungkiri, peristiwa Kebangkitan Nasional yang terjadi 112 tahun silam, berawal dari kesadaran masyarakat bangkit dan menjadi negara yang merdeka. Semangat itu, harus terus diadopsi dalam mengatasi segala persoalan bangsa, salah satunya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sekretaris Prodi PPKn ini menilai, semua pihak harus bahu-membahu membantu mengatasi persoalan ini, baik dalam berupa uang atau makanan yang dibutuhkan masyarakat terdampak. Termasuk mengikuti anjuran Pemerintah. Apalagi, dengan ekonomi yang lesu dan daya beli masyarakat menurun.

“Masyarakat dan pelaku usaha terdampak, banyak karyawan yang di-PHK dan dirumahkan,” ungkapnya.

Menurutnya, sikap solidaritas dan kesetiakawanan sosial sangat dibutuhkan saat ini. Di sisi lain, Pemerintah juga harus memberikan solusi terhadap setiap permasalahan, termasuk menjamin kesehatan, kebutuhan pokok dan rasa aman warganya.

Anwar mengatakan, sikap solidaritas dan kesetiawakanan sosial sudah dimiliki bangsa Indonesia sejak lama, dengan beragam musibah besar, misalnya tsunami Aceh, dan gempa bumi.

“Jadi, intinya Indonesia pasti bisa dan mampu mengatasi masalah Covid-19 ini,” timpalnya.

Kendati demikian, upaya penanggulangan Covid-19 memerlukan peran serta warga negara agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus.

“Salah satu caranya adalah mengikuti anjuran pemerintah tetap berada di rumah, selalu menjaga kesehatan, menghilangkan rasa kecemasan dan ketakutan serta menjaga jarak,” katanya.

Dia pun mengajak masyarakat memaksimalkan komunikasi dan interaksi melalui handphone, internet, dan media lainnya. Selain itu melakukan gerakan-gerakan sosial
pencegahan maupun donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Anwar mendorong Pemerintah terus bergerak secara profesional, sinergis, transparan dan meyakinkan kepada seluruh warga negaranya, bahwa negara Indonesia sangat kuat dan mampu mengatasi pandemi ini secepat mungkin.

“Pemerintah harus meyakinkan kepada seluruh warga negara, bahwa kita akan kembali seperti sedia kala. Perekonomian negara akan bangkit kembali, sistem pendidikan akan lebih maju, warga negara sehat semua,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *