Berkah Ramadan, Tiga Keluarga Parit Baru Lebaran di Rumah Baru

SENANG - Halimah, warga Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya tampak senang ketika ditemui di rumah baru renovasi sejumlah donatur kemarin.
banner 468x60

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Raut wajah Halimah, warga Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya tampak senang dan bahagia. Ia akhirnya bisa bernapas lega. Beban pikirannya pun berkurang usai rumahnya selesai direnovasi. Selama ini, perempuan 70 tahun itu terpaksa bertahan dengan kondisi rumah yang rusak parah lantainya.

Namun, kondisi tersebut berubah di penghujung Ramadan 1441 H. Lewat bantuan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, kontan seluruh lantai dan beberapa dinding yang rusak diganti. Halimah pun senang, dan kini dapat menyambut hari kemenangan dengan bahagia.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulilah, senang hati tidak bimbang-bimbang lagi kan,” ungkapnya ketika ditemui wartawan, kemarin.

Bagi Halimah, bantuan tersebut menjadi berkah berharga di penghujung Ramadan. Selama ini, ia dan keluarga belum tersentuh bantuan karena terbentur aturan. Dengan bantuan itu, warga RT 04, RW 06 ini mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya.

“Terima kasih Pak Bupati, Kepala Desa yang sudah membantu,” ucapnya.

Selain keluarga Halimah, bantuan renovasi rumah juga diberikan Bupati Kubu Raya kepada dua keluarga lainnya di Desa Parit Baru. Mereka adalah Yusuf dan Makmur.

“Total ada tiga buah rumah yang dibantu. Satu rumah diperbaiki dan WC, dua rumahnya kita perbaiki lantai dan dinding,” kata Kepala Desa Parit Baru, Musa, kemarin.

Bantuan renovasi tiga rumah tersebut berjumlah Rp20 juta, dari Bupati Kubu Raya. Selain perbaikan rumah, ketiga keluarga juga mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa, BPJS Kesehatan, dan bantuan sembako.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, bantuan kepada tiga keluarga tersebut diberikan secara spontan.

“Sifatnya spontanistas karena melihat ada yang viral di sekitar, ternyata ada yang lebih parah, dan yang memprihatinkan kita, ada yang tidak ada wc, lantai dan dinding rumahnya rusak,” ungkapnya.

Sementara, untuk mendapatkan bedah rumah terbentur dengan syarat administrasi, termasuk kepemilikan tanah. Untuk itulah, pihaknya pun mengambil langkah memberikan bantuan kepada tiga keluarga tersebut dengan bantuan pribadi dan dana partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kebetulan Sekda atas nama Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki dana partisipasi dan bantuan dana saya secara pribadi, sehingga kita harapkan dapat memperbaiki tiga rumah ini menjadi lebih baik,” pungkasnya. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *