Distribusi Elpiji Kayong Utara Terhambat Jalan Rusak

AMBLAS - Sebuah truk pengangkut elpiji dari Ketapang menuju Kayong Utara amblas di Jalan Simpang Siduk-Sukadana, Selasa (2/6/2020). (ISTIMEWA)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Pendistribusian gas subsidi elpiji ke Kabupaten Kayong Utara terhambat kondisi jalan yang rusak parah. Akses jalan satu-satunya dari Ketapang ke daerah itu sudah lama licin dan tergenang air ketika hujan. Beberapa malah mencipta lubang dan membahayakan pengendara.

“Tadi berpapasan dengan mobil pengangkut elpiji, amblas tidak dapat lewat. Saya lihat tadi gas elpiji terpaksa di bongkar di tengah jalan. Elpji 3 Kg kita ketahui sangat dibutuhkan masyarakat, kasian kalau terhambat pendistribusiannya,” tutur salah seorang warga, Rosi, Selasa (2/6/2020).

Bacaan Lainnya

Jalan Simpang Siduk (Kecamatan Sukadana) hingga ke Kecamatan Teluk Batang saat ini statusnya masih berstatus jalan provinsi. Rosi pun mengatakan, lubang di sana sudah dalam. Akibatnya, truk pengangkut banyak amblas. Terlebih, hujan terus turun dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisi jalan rusak ini saya lihat makin hari makin parah rusaknya, kalau hujan jalan licin karena bekas penimbunan tanah kuning naik karena dilindas mobil. Belum lagi lubang yang tergenang air, kalau tidak cermat bisa amblas mobil,” terangnya.

Rosi berharap Pemerintah dapat segera memperbaiki jalan, mengingat jalur ini satu satunya jalan dari Kayong Utara ke Kabupaten Ketapang, dan sebaliknya.

Diketahui, status jalan Simpang Siduk (Kecamatan Sukadana) hingga Kecamatan Teluk Batang merupakan jalan provinsi. Status jalan ini membuat Pemerintah Kabupaten Kayong Utara tidak dapat menganggarkan perbaikan jalan. Berdasarkan informasi terkahir, di tahun 2020 ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah menganggarkan perbaikan jalan. Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti kapan perbaikan jalan akan dimulai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *