Semua Pasien Covid-19 Landak Sembuh, Tapi Masih Ada 168 OTG

BERIKAN - Gubernur Kalbar, Sutarmidji memberikan bingkisan kepada pasien sembuh saat mengantar kepulangan mereka di Hotel Kapuas Palace, Kamis (4/6/2020). HUMPRO KALBAR
banner 468x60

LANDAK, insidepontianak.com – Per Kamis (4/6/2020), lima pasien positif Covid-19 Landak dinyatakan sembuh. Namun masih ada 168 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang belum keluar hasil swabnya.

“Ya, sudah sembuh semua, dua kali hasil swab, negatif,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Pemprov Kalimantan Barat, Kabupaten Landak menjadi daerah pertama yang menyembuhkan semua pasien Covid-19 di Kalimantan Barat. Meski begitu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa tidak mau mengendorkan kewaspadaan. Menurutnya tak boleh membuat masyarakat menjadi lengah dan tetap mengikuti protokol kesehatan dari Pemerintah.

“Semua pasien positif Corona di Kabupaten Landak dinyatakan sembuh, kami menyambut baik berita gembira ini dan tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi anjuran pemerintah,” katanya.

Pemkab tetap berupaya melakukan tes screening di sejumlah wilayah. Selain itu, evaluasi kebijakan selama pandemi terus dilakukan secara berkala.

“Kami akan terus berupaya melakukan tes screening dan secara berkala melakukan evaluasi terkait program-program pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” tambah Karolin.

Sebelumnya Kabupaten Landak memiliki lima pasien yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab test. Mereka kini sudah sembuh. Dengan demikian, per Kamis (4/06/2020) data pasien terkonfirmasi positif Kabupaten Landak menjadi nol, sedangkan orang dalam pengawasan (ODP) berjumlah 11.154, selesai pemantauan sebanyak 9.950 orang, sehingga yang masih dalam pemantauan sebanyak 1.204.

Untuk Orang tanpa gejala (OTG) reaktif RDT berjumlah 246 orang, OTG Swab Negatif 78 orang dan masih berstatus OTG 168 orang. Sedangkan pasien dengan pengawasan (PDP) total berjumlah 10 kasus dengan PDP dalam perawatan empat orang, PDP sembuh tiga orang dan PDP meninggal dunia tiga orang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *