Salat Jumat Pertama Masjid Raya Mujahidin, Jamaah Diminta Pakai Masker dan Bawa Sajadah Sendiri

SEMPROT - Tim Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN bekerja sama dengan Rumah Zakat, bersinergi menyemprot disinfektan di Masjid Raya Mujahidin Jumat (27/3/2020). (ISTIMEWA)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sekretaris Yayasan Mujahidin Pontianak, Abdul Hamid memastikan salat Jumat pertama usai penutupan sementara Masjid Raya Mujahidin siap digelar hari ini. Proses sterilisasi dan protokol pencegahan Covid-19 akan dijalankan selama pelaksana ibadah.

“Kita sudah melakukan sterilisasi area masjid sebelum dan sesudah salat Jumat nanti, dan akan mengikuti protokol pencegahan Covid-19,” kata Abdul Hamid kepada insidepontianak.com.

Bacaan Lainnya

Salat Jumat pertama hari ini memang akan berbeda dari hari biasanya. Para jamaah diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Ada tiga yang wajib, mereka harus mencuci tangan, menggunakan masker, dan dilakukan pengukuran suhu,” kata Abdul Hamid.

Selain itu, petugas juga mengimbau jamaah membawa alat salat sendiri, tidak bersalaman, dan beribadah di rumah jika dalam keadaan sakit. Tak hanya itu, petugas juga telah melakukan pembatasan jarak dengan memberi tanda hitam, serta mengurangi waktu khotbah Jumat dari waktu normal.

“Kita singkatkan, nanti sekitar 10 hingga 15 menit lah,” jelasnya.

Sebelum memasuki masjid, petugas berada di depan pintu masuk untuk mendisiplinkan para jamaah agar tetap menggunakan masker, sekaligus mengecek suhu tubuh. Bagi jamaah yang tidak menggunakan masker, akan diberikan masker untuk dipakai.

Sesuai jadwal, imam dan khatib salat Jumat pertama akan dipimpin Ustad H. Sujani M. Thahir, dengan muadzin Ustad M Junaini AR.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *