JBNI Kalbar Ajak Pemain Burung Berkicau Taati Protokol Kesehatan ketika Lomba

LOMBA - Latihan berhadiah burung berkicau di Lapangan Lomba Burung Berkicau Kubu Raya, Senin (8/6/2020)

KUBU RAYA, insidepontianak – Memasuki New Normal ini, lomba burung berkicau mulai kembali digelar, dengan dimulainya Latihan Berhadiah (Latber) di Lapangan Lomba Burung Berkicau Kubu Raya, Senin (8/6/2020). Organisasi Juri Burung Nasional Indonesia (JBNI) Wilayah Kalimantan Barat mengajak seluruh pemain burung berkicau untuk mentaati protokol kesehatan ketika lomba.

Ketua JBNI Wilayah Kalimantan Barat, Edy mengatakan, sejak beberapa bulan ini, yakni sejak pandemi Covid-19 lomba burung di Kalimantan Barat ditiadakan, dan ini bukan hanya terjadi di Kalimantan Barat namun terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Sejak pandemi Covid-19 ini pemerintah melarang adanya kerumunan, termasuk melarang lomba burung, bahkan di Pulau Jawa ada yang dibubarkan, karena memaksakan untuk menggelar lomba,” kata Edy ditemui di Lapangan Lomba Burung Berkicau Kubu Raya, Senin (8/6/2020).

Karena lomba burung berkicau di Kubu Raya mulai kembali digelar, maka Edi mengajak seluruh pemain burung berkicau untuk mentaati protokol kesehatan ketika mengikuti lomba, untuk mencegah terpaparnya Covid-19.

“Kita patut bersyukur karena gantangan (lomba) sudah mulai berlangsung lagi. Untuk itu kami mengajak pemain untuk mentaati protokol kesehatan. Pemilik lapangan juga harus menyediakan tempat cuci tangan, agar lomba berjalan dengan lancar,” kata Edy.

Edy menambahkan, dengan mentaati protokol kesehatan tentunya para pemain saling melindungi antara satu sama lainnya dan membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Seorang EO Lomba Burung Berkicau Iwan Prihandono mengatakan, dengan mulai digelarnya kembali lomba burung berkicau di Kalimantan Barat secara perlahan juga memperbaiki perekonomian pemain burung berkicau yang selama beberapa bulan ini mulai melemah, karena terdampak Covid-19.

“Perekonomian warga, khususnya pemain burung berkicau, pedagang burung, sangkar, pemilik lapangan dan sebagainya mulai membaik dengan digelarnya lomba burung berkicau ini, untuk itu semua pemain tanpa terkecuali, taati protokol kesehatan,” ajak dia.

Iwan menambahkan, untuk Latber di Kubu Raya yang pertama kali digelar ini berlangsung cukup baik, para pemain sudah memahami pentingnya mentaati protokol kesehatan.

“Seluruh pemain semuanya pakai masker, artinya mereka sadar bagaimana melindungi diri maupun orang lain,” pungkasnya.(jek)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *