Cerita Sopir Bus Nek Aki Merah Sebelum Terguling di Mempawah

GORESAN - Seseorang menunjuk goresan di bodi kiri bus Bahagia Liverpool yang diduga akibat berbenturan dengan bus Nek Aki Merah yang terguling di Mempawah, Sabtu (13/6/2020). YAK

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Peristiwa lakalantas di KM 11, Jalan Raya Wajok Hulu, Mempawah yang mengakibatkan tergulingnya Bus Nek Aki Merah, Sabtu (13/6/2020), memakan banyak korban. Dari 14 penumpang, empat diantaranya mengalami luka berat dan dirujuk ke Pontianak. Penumpang itu dirawat terpisah di RS Yarsi, RS Kartika Husada dan RS Antonius.

Sisanya diberikan perawatan medis sementara di Puskesmas 24 Jam Siantan karena luka ringan.

Bacaan Lainnya

Sopir Bus Nek Aki Merah, Robin (31), kepada insidepontianak.com menceritakan kronologi kecelakaan yang menimpa mereka. Awalnya, dia mengangkut penumpang dari Sungai Adong, Kubu Raya untuk menuju Sambas. Dia menuturkan, saat itu bus melaju kencang dari Pontianak menuju Sambas. Dari arah belakang, bus Bahagia Liverpool hendak menyalip.

Di lokasi kejadian, warga setempat menyebutkan bus Bahagia Liverpool beriringan dengan Bus Bahagia Barcelona. Namun saat ditanya apakah kedua bus menyalip bersamaan, Robin mengatakan tidak.

“Tidak Bang (hanya Bus Bahagia Liverpool yang menyalip), karena ada mobil di depan, dia ini mau nyalip tapi tidak mampu akhirnya mepet ke kiri,” katanya.

Lantaran tengah melaju kencang, dalam posisi berdempetan, bus Nek Aki Merah terpaksa banting setir ke kiri. Sebelumnya, kedua bus sempat berbenturan.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Dwi Duo Priyantoro mengatakan kasus lakalantas ini masih didalami. Sementara, belum dapat dipastikan penyebab lakalantas. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi.

Bus Bahagia Liverpool kini sudah berada di Polres Mempawah untuk pemeriksaan.

“Memang ada goresan di bodi sebelah kiri bus Bahagia Liverpool, tapi itu belum bisa dipastikan karena menyerempet Bus Nek Aki,” katanya.

Oleh karena itu kata dia, tindakan yang diambil anggota adalah menahan surat menyurat bus Bahagia Liverpool. Terkait siapa yang menyalip dan disalip, juga belum bisa dipastikan. Sebab kedua bus diduga sama-sama melaju kencang.

“Itu belum bisa kita pastikan karena mereka ini saling tuduh juga, kita masih periksa saksi-saksi,” ujarnya.

Saat ini, anggota Satlantas Polres Mempawah sedang menemui para korban yang dirujuk ke Pontianak guna mengumpulkan keterangan.

Sementara dari keterangan warga setempat, aksi salip-menyalip terjadi. Awalnya bus Nek Aki Merah menyalip bus Bahagia Liverpool. Salipan itu dibalas, namun ketika posisi dua bus sejajar, muncul sebuah mobil dari arah berlawanan. Hingga akhirnya bus Nek Aki Merah terguling saat banting setir ke kiri.

Perihal keterangan warga tersebut, Kasat Lantas mengatakan sedang menindak lanjuti informasi.

“Kita kumpulkan dulu semua keterangan saksi barulah ketahuan siapa yang menyalip dan disalip,” katanya. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *