Pembobol Brankas Rp800 Juta di Jalan Siam, Ditangkap di Sampit

BARANG BUKTI - Barang bukti sejumlah tas yang dibawa pelaku ZA selama pelariannya usai membobol uang tunai Rp800 juta di brankas warga Pontianak.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pelarian ZA, warga Jalan Tanjung Raya 1 Pontianak Timur akhirnya berhenti di Sampit, Kalteng, Jumat (12/6/2020). Dia kabur usai mencuri Rp800 juta dari dalam brankas milik seorang warga Jalan Siam Pontianak beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Veris Septiansyah membeberkan kronologis kejadian yang berada di Jalan Siam Pontianak.

Bacaan Lainnya

“Diawali dari adanya laporan masyarakat mengenai kasus pencurian uang tunai sebesar Rp800 juta dalam sebuah brankas di salah satu rumah di Jalan Siam Pontianak, korban bernama EY,” katanya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Resmob Polda Kalbar melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah dilakukan penyelidikan didapatlah bahwa tersangka melarikan diri menuju Sampit, Kalimantan Tengah. Tim langsung bergerak ke sana,” tambahnya.

Resmob berhasil mengamankan pelaku di sebuah Hotel di Kabupaten Sampit. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa uang tunai hasil curian tersebut sudah diberikan kepada rekannya.

Pelaku mengatakan, uang tunai Rp800 juta tersebut diserahkan kepada rekannya A sebesar Rp383 juta dan kepada D sebesar Rp314 juta. Sisanya digunakan untuk keperluan pribadi pelaku.

Mendapati keterangan tersebut, tim 1 Resmob Polda Kalbar melakukan pengembangan terhadap pelaku lain yang menerima uang hasil curian tersebut. Pelaku A pun berhasil diamankan di Jalan Perdana, Pontianak.

Namun lanjut Veris, dari tangan tersangka A barang bukti yang berhasil diamankan hanya uang tunai sebesar Rp42 juta. Sisanya sudah dibagikan kepada beberapa rekannya untuk menjalankan beberapa bisnis.

“Saat ini tim masih lakukan pengembangan kasus untuk menelusuri uang hasil curian tersebut. Sementara yang berhasil diamankan dua tersangka dengan barang bukti uang tunai Rp42 juta,” sebut Veris.

Adapun barang bukti lainnya yang berhasil disita petugas berupa empat buku tabungan, satu unit handphone, satu laptop dan beberapa tas pelaku.

“Para pelaku sekarang berada di Mapolda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Veris Septiansyah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *