Peti Jenazah Warga Segedong Digotong Menyusuri Banjir Sepinggang Menuju Pemakaman

Tangkapan layar video proses pemakaman Chen Lip Ngen.

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Pemakaman Chen Lip Ngen, warga Jalan Tepi Kapuas, Segedong, Kabupaten Mempawah, pada Rabu (17/6/2020) berlangsung dramatis sekaligus mengharukan.

Keluarga besar mesti menyusuri banjir sepinggang, sambil menggotong peti jenazah mendiang untuk sampai ke tempat pemakaman. Kondisi tersebut makin membuat kesedihan mendalam bagi keluarga. Terlebih ketika tekong menyebarkan kertas perak di atas genangan air di sepanjang jalan.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat prosesi pengantaran jenazah ke pemakaman sangat prihatin sekali, apalagi keluarga besar,” kata salah satu warga, Juniek Can kepada Insidepontianak.com, Rabu (17/6/2020).

Juniek yang juga Ketua Pemadam Kebakaran Segedong  itu menyebutkan, mendiang dimakamkah oleh Yayasan Budi Panjang Segedong di salah satu pekuburan Tionghoa.

Banjir di kawasan ini terjadi akibat tingginya curah hujan. Daerah ini, memang langganan banjir jika kondisi itu terjadi. Selain di Dusun Medan Kran, Desa Peniti Dalam 2, banjir juga melanda sejumlah daerah lain.

“Masih ada Pangguk, Sungai Bemban dan Sri Medan yang lebih parah, saya harap Pemda segera memberikan bantuan untuk korban banjir,” kata Tanjiek. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *