Warga Pulau Maya Kini Tak Lagi Kesulitan Dapatkan BBM

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Seketaris Daerah (Sekda) Kayong Utara, Hilaria Yusnani mengapresiasi kehadiran SPBU 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) di daerah Pulau Maya.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan peresmian SPBU 3T di Kecamatan Pulau Maya, Rabu (17/6/2020), dihadiri langsung oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Bacaan Lainnya

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kayong Utara itu mengatakan, kehadiran SPBU 3T di Kecamatan Pulau Maya yang masuk dalam daerah terluar, terdepan dan tertinggal ini sangat membantu masyarakat kepulaun yang menggantungkan hidup dari hasil laut. Karena kesulitan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah sejak lama dirasakan masyarakat.

“Sudah sejak lama dinantikan masyarakat, apa lagi saat-saat sulit Pandemi Covid-19 sekarang ini. Pada beberapa waktu lalu masyarakat Pulau Maya beberapa kali melakukan audiensi dengan DPRD salah satunya mengeluhkan sulitnya mendapat BBM. Kalau pun ada BBM tersebut didapat dengan harga yang tinggi,” ungkapnya.

Hilaria berharap, kehadiran SPBU 3T ini dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

“Dengan terbangunnya SPBU ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kayong Utara, khususnya di Kecamatan Pulau Maya,” harapnya.

Hilaria pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak BPH Migas, PT Pertamina dan Direktur PT Dusun Maya Abadi yang telah berpartisipasi mewujudkan kehadiran SPBU 3T yang menjadi mimpi masyarakat kepulauan. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *