Gakkum LHK Tetapkan Tiga Tersangka Pembalak Liar Hutan Untan, Aktor Utama Diincar

Kepala Seksi (Kasi) III Gakkum LHK Pontianak, Julian.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Balai Penegakkan Hukum LHK Pontianak telah menetapkan tiga tersangka pembalak liar di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Tanjungpura di Segedong, Mempawah. Mereka adalah HS (39), HM (43) dan SR (30) yang merupakan pekerja lapangan. Sementara pihak yang disebut-sebut sebagai aktor utama, EK masih diperiksa.

Kasi Wilayah III Pontianak, Balai Gakkum KLHK Pontianak, Julian mengatakan, pihaknya masih menyelidiki EK dalam kasus pembalakan liar di lahan Untan.

Bacaan Lainnya

“EK statusnya masih diduga pembalakan liar, belum tersangka, kita masih dalam penyelidikan,” kata Julian ketika dikonfirmasi insidepontianak.com, Senin (29/6/2020).

Dari penyelidikan sementara, EK mengakui lahan seluas 60 hektare tersebut adalah lahan adat yang dikuasakan ke orang tuanya. Selanjutnya akan dihibahkan untuk Kodam XII Tanjungpura.

Kendati demikian, Gakkum masih menyelidiki Sertifikat Hak Milik (SHM) dan surat adat yang dimiliki EK. Hingga kini, Gakkum telah menetapkan tiga tersangka dari delapan orang yang diamankan. Selain mereka, ada pula 10 pekerja yang juga diamankan Polsek Segedong dan Polres Mempawah.

Diberitakan sebelumnya, Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Untan Pontianak di Desa Parit Bugis, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah menjadi sasaran pembalakan liar. Ratusan batang kayu ilegal berhasil diamankan tim gabungan dalam operasi penertiban yang digelar Rabu (24/6/2020) lalu.

Selain kayu, petugas turut mengamankan 18 pekerja yang tengah beraktivitas. Hasil penyelidikan sementara, lahan KHDTK tersebut diduga telah diklaim dimiliki salah warga berinisial EK. Kini kasus ini masih didalami karena terindikasi keterlibatan oknum TNI. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *