PPDB Online SMP, Satar Minta Dinas Minimalisir Gangguan Pandaftaran

SALAMAN - Satarudin (kiri) dan Edi Kamtono (kanan) ketika masih menjabat Wakil Wali Kota Pontianak bersalaman dengan warga usai apel Hari Jadi Kota Pontianak, 23 Oktober 2017. (dok pribadi)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin meminta Dinas Pendidikan dan satarKebudayaan Pontianak meminimalisir segala potensi gangguan selama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMP di Pontianak. Penerimaan sendiri dimulai 29 Juni hingga 9 Juli 2020 mendatang. Total kuota penerimaan siswa SMP Negeri se-Kota Pontianak tahun 2020 berjumlah 5.939 siswa.

“Jangan sampai nantinya ribut lagi ada yang tidak masuk padahal zonasinya jelas,” katanya, Senin (29/6/2020).

Bacaan Lainnya

Penerimaan tahun ini memang masih menggunakan sistem zonasi. Di mana ada empat jalur penerimaan. Di antaranya jalur zonasi 50 persen, jalur prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orang tua lima persen.

Jaringan dan sistem pun harus dipastikan tak ada gangguan. Pasalnya, sudah beberapa kali penerimaan dengan sistem sama berlangsung. Evakuasi tiap tahun harus jadi bahan perbaikan.

Dari informasi yang dia terima, seluruh persiapan telah dimatangkan untuk pelaksanaan penerimaan siswa baru. Satu diantaranya pembekalan terhadap para operator di setiap sekolah.

“Kita minta masyarakat juga melapor jika ada hal-hal yang tidak sesuai. DPRD terbuka untuk setiap laporan masyarakat,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *