Mahasiswa Geruduk DPRD Kalbar, Pemerintah Dianggap Tak Punya Solusi Bidang Pendidikan Selama Pandemi

DEMO - Aliansi Mahasiswa Kalbar menyeruduk Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (30/6/2020). Mereka mengritik pemerintah yang tak memiliki kebijakan berpihak pada pelajar dan mahasiswa selama pandemi Covid-19. ANDI RIDWANSYAH
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kalbar mengeruduk Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (30/6/2020). Mereka mengritisi pemerintah yang dinilai tidak punya solusi dalam bidang pendidikan selama pandemi Covid-19.

“Pendidikan kita tidak baik-baik saja. Kami melihat pemerintah tidak ada keberpihakan kepada mahasiswa dan para siswa di seluruh Kalbar,” tegas Sabiullah, mahasiswa IAIN dalam orasinya.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, pendidikan merupakan modal menciptakan generasi unggul yang harusnya diperhatikan pemerintah. Namun, tak ada solusi yang ditawarkan selain belajar secara daring.
Sementara kebijakan itu tak bisa dilakukan setiap daerah karena keterbatasan jaringan internet.

“Bagaimana mau buat generasi unggul tapi kebijakannya tidak ada,” ungkapnya.

Di sisi lain, pandemi Covid-19 juga telah berdampak pada setor ekonomi masyarakat. Sementara tidak ada solusi meringankan beban mereka.

“Keluarga punya kewajiban membayarkan kuliah anaknya namun kondisi seperti ini mereka mengeluh,” paparnya.

Selain menyoroti masalah pendidikan, mereka juga meminta instansi terkait membuat rancangan dan kebijakan baru yang lebih memerhatikan kondisi masyarakat. Apalagi dalam kondisi new normal demi meningkatnya sumber daya mahasiswa di Kalbar.

Selain itu, sejumlah tuntutan disampaikan. Mereka menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP); meminta DPR RI merevisi Undang-undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba), serta; menegakkan hukum dalam kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan oleh anggota Polri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *