Terima Tuntuan Mahasiswa, DPRD Kalbar Akan Fasilitasi Pertemuan dengan Gubernur

TERIMA - Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin menerima tuntutan Aliansi Mahasiswa Kalbar dalam aksi di Gedung DPRD Kalbar, Selasa (30/6/2020). ANDI RIDWANSYAH
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad memastikan akan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan Aliansi Mahasiswa Kalbar dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikan usai memimpin audiensi dengan beberapa perwakilan mahasiswa Kalbar di Gedung DPRD Kalbar, Selasa (30/6/2020).

Audiensi tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar Suriansyah, Prabasa Anantatur dan beberapa anggota DPRD.

Bacaan Lainnya

“Terkait masalah pendidikan, kita akan fasilitasi teman-teman mahasiswa bertemu Gubernur. Dewan nanti akan menyurati Pak Gubernur untuk memfasilitasi teman-teman mahasiswa. Tapi diterima atau tidak tergantung Pak Gubernur,” kata Syarif Amin Muhammad kepada wartawan, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, DPRD menerima seluruh tuntutan mahasiswa yang menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), dan penegakkan hukum atas kasus yang dialami Novel Baswedan.

“Saya pikir baik demi kebaikan kita semua. Masalah RUU HIP, kemarin kita telah menerima ormas-ormas Islam yang juga menolak pembahasan RUU HIP. Termasuk mendukung penegakkan hukum dalam kasus Novel Baswedan,” terangnya.

Legislator Partai Nasdem ini berharap agar penegakkan hukum ke depan betul-betul sesuai dengan keadilan bagi semua masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Korlap Aliansi Kalbar, M. Ulil Azmi mengapresiasi langkah yang akan dilakukan DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang mencoba memfasilitasi pertemuan mahasiswa dengan Gubernur dan pemangku kepentingan.

“Kita meminta waktu satu minggu dipertemukan dengan Gubernur, Rektor, mahasiswa dan pemangku pendidikan di Kalbar,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *