Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Telur Penyu, Warga Jatim Ditangkap

BARANG BUKTI - Barang bukti telur penyu yang berhasil diamankan polisi dari sebuah kapal yang sandar di Pelabuhan Dwi Kora, Selasa (30/6/2020).
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Anggota Subditgakkum Polair Polda Kalbar bersama anggota Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak, menggagalkan penyelundupan telur penyu sebanyak 9.310 butir, di Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara, Selasa (30/6/2020).

Sang pemilik telur penyu ilegal itu, ikut ditangkap. Dia adalah BY. Anak buah kapal di KM Sabuk Nusantara. Kini, BY sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Bacaan Lainnya

Barang bukti telur penyu sebanyak 9.310 butir juga telah diamankan di Mako Polair Polda Kalbar, untuk proses lebih lanjut.

Kasubdit Gakkum Polair Polda Kalbar, Kompol Muhammad Husni Ramli menyebutkan, pengungkapan kasus penyelundupan telur penyu yang dibawa oleh pria asal Jawa Timur itu, bermula dari laporan masyarakat.

“Selasa pagi kita menerima laporan dicurigai salah satu anak buah kapal Sabuk Nusantara, membawa ribuan telur penyu yang dimasukkan ke dalam 14 kardus dari Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau,” kata Husni.

Laporan itu segera ditindaklanjuti. Anggota Subditgakkum Polair bersama Ditjen Pengawaaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan bergegas ke Pelabuhan Dwi Kora tempat KM Nusantara bersandar.

Sekitar pukul 13.00 WIB, anggota melakukan pemeriksaan di dalam kapal itu. Hasilnya, benar saja. Ribuan telur penyu ditemukan dalam 14 kardus kotak yang sudah dikemas.

“Dari pemeriksaan itulah ditemukan barang bukti telur penyu dan kita menangkap BY yang diduga sebagai pemilik,” kata mantan Kasat Reskrim Polresta Pontianak itu.

Saat ini kata Husni, tersangka BY masih dilakukan pemeriksaan. Pria 40 tahun itu terancam dijerat Pasal 40 juncto Pasal 21 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Husni menambahkan dalam penanganan perkara penyelundupan ribuan telur penyu itu, Gakkum Polair Polda Kalbar berkoordinasi dengan BKSDA Kalbar dan BPSPL Pontianak. (abdul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *