Penyaluran BLT DD, Bupati Mempawah Ingatkan Kebijakan Harus Berdasarkan Aturan

BLTDD - Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan membagikan BLT Dana Desa kepada tiga dusun di Desa Dema, Kecamatan Anjongan, Selasa (7/7/2020). (Foto Humas)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali menyaluran BLT DD tahap II. Sebanyak 165 penerima bantuan di tiga (3) dusun, Desa Dema Kecamatan Anjongan. Penyaluran bertempat di kantor Desa Dema, Selasa (7/7/2020).

Kegiatan ini ditinjau langsung Bupati Mempawah Erlina. Ia berpesan kepada para penerima manfaat, sebaik mungkin menggunakan dana bantuan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Para penerima manfaat sekalian, agar menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti pembelian sembako dan kebutuhan pangan lainnya,” ungkapnya.

Ia juga memanfaatkan kegiatan untuk menyosialisasikan makna tatanan normal baru. Dia minta masyarakat tidak lengah, tetap menggunakan masker, cuci tangan dan selalu menerapkan physical distancing.

“Selalu kedepankan protokol kesehatan covid-19,” jelasnya, seraya meminta masyarakat selalu mengikuti arahan pemerintah pusat.

Kepala Desa Dema, Herkulanus mengatakan, selalu berpijak pada Permendes Nomor 6 Tahun 2020. Perubahan Atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

“Dalam mengambil kebijakan terkait mekanisme penyaluran BLT DD harus selalu berdasarkan aturan. Transparansi  dalam penyusunan anggaran dan tertib administrasi juga merupakan kunci lancarnya roda pemerintahan,” tegasnya.

Sebelumnya, ucapan terima kasih disampaikan oleh Herkulanus kepada Bupati Mempawah, Kepala Dinas Sosial, Burhan dan Camat Anjongan, dan Reno Prawira. “Kami berterima kasih atas kedatangannya. Kami harap masyarakat dapat memahami kriteria penerima manfaat. Karena memang tidak semua masyarakat mendapat bantuan ini,” jelasnya.

Tiga penerima manfaat dimaksud yaitu, warga yang belum pernah menerima bantuan apa pun. Warga yang terkena pemberhentian kerja, dan mempunyai riwayat sakit kronis.

Sedangkan penerima manfaat dari Dusun Kersik sebanyak 42 KK. Dusun Baguruh 54 KK. Dusun Dema sebanyak 69 KK. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *