Gua Maria Tertua Kalbar Diterjang Bah

BAH - Aliran air dari atas bukit Gua Maria sempat berubah menjadi bah, Rabu (8/7/2020). Tingginya curah hujan dan aliran yang tersumbat ditengarai jadi penyebab. ISTIMEWA

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Sejak pertama kali dibangun 49 tahun lalu, Gua Maria Anjongan, di Kabupaten Mempawah baru pertama kali diterjang arus deras bah akibat tingginya curah hujan.

“Dulu pernah kebanjiran juga tapi tidak sebesar ini, ini yang paling besar. Airnya deras sekali, tapi di Gua Maria ini kalau hujan memang airnya selalu meluber,” kata warga setempat, Fetrus Anyim, Kamis (9/7/2020).

Gua Maria Anjongan pertama kali dibangun pada tahun 1971 dan diresmikan tahun 1973 dan menjadi yang tertua di Kalimantan Barat.

Jembatan di jalan provinsi dekat lokasi, yang kini dibuatkan box culvert ternyata masih tak mampu menahan derasnya aliran air dari puncak bukit Gua Maria.

“Dulu jembatan kayu belian, seiring proses berjalan, dibuatlah gorong-gorong, lalu sekarang sudah dibuat box culvert, tapi masih kebanjiran,” kata Fetrus.

“Karena memang kondisi curam, jadi aliran air dari atas bukit Gua Maria itu deras ke bawah, setiap hujan kondisinya selalu banjir, tapi tidak separah kemarin,” tambahnya.

Menurut Fetrus, kondisi cuaca yang ekstrem melanda Kecamatan Anjongan memang tidak bisa dihindari. Tapi dia berharap tidak terjadi lagi hal serupa.

BERSIHKAN – Fetrus dan Salvius Aliong membersihkan batang kayu yang menutup aliran gorong-gorong di atas Gua Maria, Anjungan, Kamis (9/7/2020). ISTIMEWA

Ditambah lagi biang kerok dari meluapnya aliran sungai tersebut adalah batang pohon besar yang menyumbat box culvert. Atas inisiatif sendiri, Fetrus dan temannya Salvius Aliong pada Kamis pagi mengevakuasi batang pohon tersebut.

“Ada batang pohon yang sudah membusuk dengan diameter cukup besar dan panjang sekitar 5 meter menyumbat box culvert, ranting, dan daun-daun juga tersangkut, akhirnya sumbat total,” katanya.

Saat ini batang pohon tersebut sudah dievakuasi. (yak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *