LP3KKU Desak Pemkab Kayong Utara Bertindak Soal Kerusakan Jalan Siduk-Sukadana

Kondisi jalan rusak di jalur Siduk-Sukadana. Setiap hari ada saja truk yang terguling. (Ist)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Ketua Pelaksana Ketua Lembaga Pengawal Pelaksana Pembangunan Kabupaten Kayong Utara (LP3KKU), Abdul Rani mendesak Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, segera menindaklanjuti kerusakan jalan Sukadana – Siduk yang kondisinya saban hari kian parah.

Bahkan hampir setiap hari, ada saja truk yang terguling karena tidak dapat melewati lubang yang dalam. Selain itu, akibat kerusakan jalan banyak kendaraan yang terpaksa mengantre, sehingga waktu perjalanan menjadi semakin lama.

Bacaan Lainnya

Abdul Rani mendesak Bupati Kayong Utara untuk dapat segera mengambil tindakan. Karena bila menunggu tindakan provinsi untuk memperbaiki, maka akses jalan ini semakin rusak parah bahkan putus. Dan hal tersebut akan berdampak ke berbagai sektor, khususnya harga sembako yang tidak menutup kemungkinan akan sulit dicari dan kenaikan harga.

“Untuk jalan Sukadana-Siduk yang rusak parah disarankan kepada Pemkab Kayong Utara untuk dapat kiranya menanggulangi kerusakan tersebut secara cepat sebelum memakan korban,” terangnya, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, Pemda memiliki tanggung jawab besar dalam menindaklanjuti persoalan ini. Kerusakan jalan bukan baru – baru ini. Hal tersebut sudah beberapa bulan yang lalu, namun belum ada tindakan daerah untuk memperbaiki akses jalan sementara.

Sebelumnya, beberapa lubang sudah ditimbun menggunakan tanah kuning dan batu yang berukuran besar. Namun karena ukuran yang besar menambah sulit kendaraan yang melintas karena ukuran batu yang besar.

“Walau pun jalan itu merupakan tanggung jawab Pemprov Kalbar, tetapi secara moral dan tanggung jawab Pemkab Kayong Utara tidak bisa menghindari. Dan hal ini merupakan citra buruk bupati di dalam memimpin suatu daerah, masyarakat menilai bupati tidak mampu menyejahterakan masyarakatnya,” tambahnya.

Selain itu, dia mengimbau dinas terkait untuk dapat memangkas pohon pohon yang ada di bahu jalan yang membuat jalan semakin sempit. Selain itu pohon-pohon tersebut juga menyebabkan genangan air lama kering.

“Saran berikutnya pohon-pohon sepanjang jalan yang rusak agar ditebang pohon tersebut mempengaruhi jalan itu rusak dikarenakan tidak kena sinar mata hari,” harapnya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *