Terbukti Bakar Lahan, PT Putra Sari Lestari di Ketapang Didenda Rp1 Miliar

ilustrasi penyegelan lahan perusahaan perkebunan yang terbakar.

PONTIANAK, insidepontianak.com – PT Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda Rp1 Miliar karena terbukti bersalah membakar lahan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2019. Denda itu dijatuhkan Majelis Hakim PN Ketapang dalam sidang putusan, Kamis (9/7/2020).

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan pihaknya masih menunggu salinan putusan dari PN Ketapang.

Bacaan Lainnya

“Informasinya hasil putusan terhadap PT PSL terbukti bersalah, dan didenda Rp1 Miliar. Tapi rincinya kami masih menunggu salinan putusan,” jelasnya, Jumat (10/7/2020).

Selain PT PSL di Ketapang, proses pengadilan terhadap korporasi yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat juga tengah berlangsung di PN Mempawah. Perusahaan yang terlibat adalah PT Fajar Saudara Lestari (FSL). Namun masih dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak perusahaan.

Kombes Pol Donny Charles Go pun mengajak masyarakat bersama-sama mengawal proses persidangan dalam upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan, terutama yang melibatkan korporasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *