Tergiur Iming-iming Kencan, Pria 42 Tahun di Pontianak Malah Jadi Korban Pemerasan

Ketiga tersangka saat diamankan di Polsek Pontianak Selatan. (Andi/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Tergiur dengan imingi-iming kencan, HT pria (42) tahun akhirnya menjadi korban penipuan dan pemerasan. Tak pikir panjang, warga Desa  Sungai Rengas itu menyerahkan uang kepada tiga orang tak dikenal di Jalan Pahlawan, Kecamatan Pontianak Selatan, Selasa (7/9/2020) malam.

Akibatnya, HT mengalami kerugian jutaan rupiah, sementara perempuan yang dijanjikan tak ia dapatkan.

Kapolresta Pontianak Kota melalui Kapolsek Pontianak Selatan AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan, ketiga pelaku penipuan dengan modus jasa kencan adalah Ya (28), BI (32) dan seorang perempuan berinisial AA (35).

“Ketiganya berhasil kita amankan dua jam setelah melakukan aksinya,” ujar AKP Rio Sigal Hasibuan, kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).

Kejadian bermula, saat HT berada di kawasan Ambalat pukul 22.00 WIB. Saat itu, ia didatangi salah satu pelaku menawarkan seorang perempuan  yang bisa diajak kencan asal menyerahkan uang 400 ribu rupiah. Tawaran itu, membuat  HT luluh hatinya.

“Korban langsung menyerahkan uang yang diminta kepada pelaku. Lalu ia dijanjikan ke Hotel Flamboyan yang mana sudah tutup,” terangnya.

Sesampainya di halaman Hotel Flamboyan, kawanan ketiga pelaku kembali menghampiri HT sejumlah uang parkir sebesar 100 ribu dan  uang deposit kamar 200.

“Karena korban tak punya uang, handphone korban diamakan pelaku,” jelasnya.

Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp3,4 juta. Kasus itu, akhirnya dilaporkan ke Polsek Pontianak Selatan. Tak menunggu lama, kurang dari dua jam, tiga tersangka langsung diringkus.

Hasil interogasi, ketiganya mengaku aksi serupa sudah dilakukan hampir satu tahun. Jumlahnya sudah tidak diingat berapa banyak.

“Target mereka adalah orang berhenti di seputaran Ambalat dan mencoba menawarkan jasa wanita untuk dibawa ke hotel, tetapi wanitanya tidak ada,” paparnya.

Kini ketiganya telah mendekam di Mapolsek Pontianak Selatan. Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan 368 KUHP tentang penipuan dengan pemerasan dengan ancaman di atas lima tahun. (andi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *