16 Pesepeda Ramaikan ‘Tour De Kepo’, Tempuh Rute Ketapang-Pontianak

FOTO BERSAMA - Komunitas Sepeda Ketapang berfoto bersama sebelum start Tour de Kepo dimulai, Jumat (10/7/2020).

KETAPANG, insidepontianak.com – Untuk kali pertama Komunitas Sepeda Ketapang (KSK) menempuh rute 500 km dengan start dari Tugu Ale-ale Ketapang dan finis di Tugu Digulis Pontianak. Gowes bertemakan ‘Tour De Kepo 2020’ ini diikuti 16 pesepeda, diantaranya atlet balap sepeda nasional asal Ketapang, Nina Puspa Wardani. Mereka menjajal rute Ketapang-Pontianak dengan jarak lebih dari 500 km.

Start dari Ketapang dilepas langsung Ketua KONI Ketapang, Fadli Atief, Jumat (10/7/2020) pagi. Rombongan sampai di Pontianak, Minggu (12/7/2020).

Bacaan Lainnya

“Tour De Kepo 2020 menempuh rute Ketapang-Pontianak sejauh 500 kilometer dengan diikuti oleh 16 orang peserta yang rata-rata berusia 40 tahun ke atas ini telah sukses kita laksanakan,” ungkap Ketua KSK, Salamudin, Minggu (12/7/2020).

‘Tour De Kepo 2020’ bertujuan memberikan informasi keunggulan lintasan yang dilalui oleh peserta. Di antaranya panjang lintasan, ketinggian tanjakan, kecuraman turunan, tempat pemberhentian, fasilitas menginap dan keindahan alam yang tidak kalah menarik dengan lintasan yang ada di tempat lain.

“Kegiatan ini sebagai ajang pembanding keekstreman atau tingkat kesulitan yang meliputi tanjakan dan turunan serta keindahan pemandangan sepanjang lintasan tour, khususnya daerah Ketapang dengan lintasan rute touring di luar pulau Kalimantan,” terangnya.

Ketua panitia, Fendi menuturkan ‘Tour De Kepo 2020’ perdana digelar. Pesertanya berasal Ketapang dan belum mengundang pencinta sepeda pelosok nusantara. Meski ketika, direncanakan banyak pesepeda yang menyatakan keinginannya bergabung.

“Melintasi rute Ketapang-Pontianak dengan menggunakan sepeda memang belum pernah dilakukan oleh komunitas sepeda manapun, jadi untuk kegiatan ini hanya diikuti oleh peserta yang dipilih dan terlatih,” tuturnya.

‘Tour De Kepo 2020’ dilaksanakan dengan tiga etape, yakni Ketapang-Sandai, Sandai-Tayan dan Tayan-Pontianak. Menurutnya, seluruh peserta berkesimpulan rute sangat menantang dan tidak kalah indah dari rute di pulau Jawa dan Bali. Bahkan Malaysia dan Singapura.

“Rute Ketapang-Pontianak ini layak diketahui pencinta sepeda nusantara dan luar negeri. Ke depan, setelah Covid-19 berakhir, kami akan mengagendakan kegiatan serupa dengan lebih meriah dan lebih banyak lagi peserta,” jelasnya.

Ketua KONI Ketapang, Fadli Atief mengatakan kalau kegiatan sepeda dengan lintasan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di Ketapang. Dia berharap ke depan kegiatan serupa dapat dijadwalkan dan lebih meriah.

“Harapan KONI dengan adanya tour ini, pesepeda baik pemula maupun atlet untuk lebih giat lagi melaksanakan latihan, sehingga kita nanti dapat mengikuti turnamen-turnamen baik lokal, provinsi, maupun nasional,” harapnya.

Saat ini Kabupaten Ketapang baru memiliki satu orang atlet balap sepeda yang telah berprestasi dan mengikuti balapan sepeda hingga kancah nasional. KONI pun terus membina atlet baru.

“Atlet Ketapang sendiri baru Nina yang sudah berprestasi sampai ke kancah nasional,” katanya. (fauzi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *